Berita  

Kades Tabolo Bolo Ungkap Keberhasilan Pembangunan dan Program Sosial di Desa

KADES
FOTO : Asral, Kepala Desa Tabolo Bolo. (DOK)

PARIMO – Desa Tabolo Bolo, yang terletak di Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong, telah menunjukkan sinergi yang kuat antara aparatur desa dan masyarakat dalam menciptakan pemerintahan yang harmonis.

Kepala Desa Tabolo Bolo, Asral, menjelaskan beberapa pencapaian penting yang berhasil diraih selama masa kepemimpinannya.

Dalam wawancara di kediamannya, Asral mengungkapkan bahwa ia telah melakukan berbagai upaya pembenahan dan pembangunan di desa.

“Alhamdulillah, selama saya menjabat, saya banyak berbenah, mulai dari pembangunan kantor desa dan infrastruktur lainnya,” kata Asral.

Salah satu pencapaian terbaru yang disyukurinya adalah bantuan bedah rumah melalui anggaran dari Kementerian PUPR.

“Kami menerima bantuan untuk 25 unit rumah, dan saat ini lima unit di antaranya masih dalam tahap pengerjaan,” jelasnya.

Asral menambahkan bahwa Desa Tabolo Bolo adalah satu-satunya desa di Kecamatan Ongka Malino yang menerima bantuan bedah rumah tersebut.

Asral juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam pengelolaan bantuan yang diterima desa.

“Saya selalu menerapkan keterbukaan kepada aparat dan masyarakat saya. Saya menunjukkan rincian biaya bahan bangunan yang digunakan dalam pembangunan, sekaligus memberikan edukasi bahwa ini adalah hasil dari pajak yang mereka bayarkan setiap tahun. Dengan ini, saya ingin mengingatkan masyarakat agar selalu taat membayar pajak,” ungkapnya.

Selain fokus pada pembangunan fisik, Asral juga memberikan perhatian khusus pada data kesejahteraan sosial (DTKS) di desa.

Menurutnya, data ini sangat penting untuk memastikan bahwa warga yang membutuhkan dapat memperoleh bantuan yang tepat.

“Meskipun belum semua warga menerima bantuan seperti PKH, setidaknya mereka sudah memiliki jaminan kesehatan gratis dari pemerintah,” kata Asral.

Ia juga menyoroti betapa pentingnya jaminan kesehatan tersebut, terutama bagi keluarga kurang mampu.

“Bayangkan saja, ketika ada keluarga yang harus menjalani operasi melahirkan dan mereka tidak mampu secara ekonomi. Operasi seperti itu membutuhkan dana belasan juta rupiah. Dengan adanya jaminan kesehatan gratis, warga tidak perlu khawatir akan biaya,” jelasnya.

Asral pun menutup dengan rasa syukur atas kemajuan yang telah dicapai Desa Tabolo Bolo.

Dari total 344 kepala keluarga di desa ini, lebih dari 200 di antaranya telah terdaftar dalam DTKS, menunjukkan betapa besar perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warganya.

pasang iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!