Berita  

Gerak Cepat BPBD Sulteng Tangani Dampak Bencana di Malei dan Palau

bpbd sulteng
Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Akris Fattah. (Foto Jabir)

Donggala, fokusrakyat.net – Tim reaksi BPBD Sulteng melakukan gerak cepat dalam menaganan dan kerugian akibat banjir yang ada di Desa Malei dan Desa Palau Kecamatan Balaesang Selasa kemarin.

Dari hasil gerak cepat itu, tercatat ada bebepa rumah yang di hantam banjir sekitar 28 Rumah terdampak banjir. Lima Rumah diantaranya di hantam Lumpur dan Kemudian satu lagi Rumah mengalami kerusakan berat.

Selain rumah ada juga Fasilitas Umum terdampak. Diantaranya satu jembatan menghubungkan Desa Walandano dan satu tempat ibada seperti gereja, kemudian satu unit Gedung SMPN SATAP 6 Balaesang Tanjung.

Jembatan penghubung Desa Walandano – Malei mengalami kerusakan akibat banjir melanda wilayah tersebut. (Foto BPBD Sulteng)

Baca juga : Banjir Melanda Desa Palau dan Desa Malei, Tim Reaksi Cepat BPBD Segera Tangani

Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Akris Fattah mendapatkan laporan pada pukul 12.22 Selsa kemarin, tim gerak cepat.

BPBD Sulteng langsung ambil tindakan langsung turun ke lapangan pukul 16.30.

“Saya perintahkan TRC langsung turun lapangan dan melakukan gerak cepat. Hal ini bagian dari komitmen sejak dilantiknya sebagai kepala BPBD, langsung Bergerak Cepat Dalam menangani Bencana yang ada di wilayah Provinsi Sulteng,” Ucap Akris.

Saat ditanya apakah BPBD akan langsung melakukan penanganan berupaa normalisasi dan pembangunan jembatan, Akris mengatakan, adapun kerusakan seperti jembatan yang putus harus cepat di tangani dan selanjutnya akan diputuskan setelah melihat perkembangan yang ada di lapangan bahwa semua kerusakan memberi dampak terhadap kehidupan dan masyatakat pasca bencana.

Jika hal ini sudah memenuhi unsur tersebut dan dapat di simpulkan bahwa semua yang dilakukan dan cepat penanganannya dan segera dan tidak dapat ditunda tunda lagi berdampak terhadap perkembangan perekonomia terhadap masyarakat dan keselamatan, maka itu harus cepat Dilakukan tindakan Ucap Akris.

Baca juga : Polda Sulteng Memanfaatkan Lahan Pekarangan untuk Menanam Cabai dan Buah-Sayuran

Sebelumnya hujan yang lebih tinggi ada di Desa Palau sejak Senin sore kemarin mengakibatkan meluapnya air Sungai di desa Malei sehingga dapat menyebabkan banjir dengan ketinggian sekurang kurangnya sampe di lutut orang dewasa dan membawa semua material seperti lumpur yang di pemukiman warga hingga ada beberapa fasilitas umum yang rusak jadi sekarang masyarakat bisa mendapatkan bantuan.pemerintah Donggala lambat dalam menangani bencana yang ada di desa Malei.***

[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]

Penulis: JabirEditor: Firmansyah
error: Content is protected !!
Exit mobile version