Dzikir dan Doa Bersama di Parimo: Dukungan Masyarakat Mengalir untuk Anwar Hafid-Reny Lamadjido

Dzikir dan Doa Bersama di Parimo. (DOK)

Parigi Moutong – Dalam suasana penuh khidmat, sekitar 2.000 warga Desa Dolago, Kecamatan Parigi Selatan, berkumpul di area gilingan padi milik H. Suardi untuk mengikuti dzikir dan doa bersama yang digelar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah 2024, Dr. Anwar Hafid, M.Si., dan dr. Reny Lamadjido, Sp.PK., M.Ks.

Acara ini, yang berlangsung hanya lima hari menjelang hari pencoblosan, dipimpin langsung oleh Habib Umar bin Ali bin Abdulqodir Assegaf. Dalam doanya, Habib Umar memohon agar pasangan nomor urut 2, yang dikenal dengan sebutan BERANI (Bersama Anwar-Reny), diberikan kemudahan dan keberkahan dalam perjuangan mereka.

Sosok Anwar Hafid dan Reny Lamadjido Dipuji

Habib Umar memberikan apresiasi tinggi terhadap pasangan BERANI, menyebut mereka sebagai figur teladan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.

“Pak Anwar adalah sosok yang toleran dan religius, sementara dr. Reny menunjukkan kesederhanaan yang menginspirasi. Mereka adalah pasangan yang diidamkan masyarakat Sulawesi Tengah,” ujar Habib Umar.

Habib Umar juga mengingatkan warga agar tidak tergoda dengan politik uang. Ia menegaskan pentingnya memilih pemimpin yang benar-benar tulus untuk rakyat, bukan karena iming-iming materi.

“Kita ingin Pilkada ini menjadi contoh bahwa masyarakat memilih pemimpin berdasarkan hati nurani, bukan karena politik uang,” tegasnya.

Dukungan Penuh dari Warga Parigi Moutong

Anggota DPRD Sulteng, H. Suardi, yang juga tuan rumah acara, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada ribuan warga yang hadir. Ia mengajak masyarakat untuk bersatu memenangkan pasangan BERANI pada 27 November mendatang.

“Mari kita coblos pasangan nomor 2, Anwar Hafid dan Reny Lamadjido, untuk membawa perubahan nyata bagi Sulawesi Tengah,” ajak Suardi.

Paparan Program Unggulan BERANI

Dalam kesempatan itu, Anwar Hafid menjelaskan sembilan program unggulan BERANI yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya melalui Berani Sehat dan Berani Cerdas. Ia juga mengungkapkan visinya untuk menjadikan Sulawesi Tengah terkenal melalui program unggulan Sulteng Nambaso (Satu Rumah Satu Sarjana).

“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat Sulawesi Tengah mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan yang layak. Ini adalah mimpi besar kami untuk Sulteng,” ujar Anwar.

Acara dzikir dan doa bersama ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga ajang memperkuat dukungan masyarakat Parigi Moutong untuk pasangan BERANI. Dengan semangat kebersamaan, mereka optimistis Sulawesi Tengah akan menuju perubahan yang lebih baik di bawah kepemimpinan Anwar Hafid dan Reny Lamadjido.

HPN HPN HPN HPN HPN HPN
pasang iklan HPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!