Deklarasi di Kawasan Kebun Sawit, Anwar Hafid : Malu Saya Lewat Rio Pakava Lalundu, Jika Jalanya Tak Diaspal

Deklarasi Anwar - Reny di desa minti makmur, kecamatan Rio Pakava, kabupaten Donggala. (FOTO FIRMANSYAH)

FOKUSRAKYAT.NET — Deklarasi Anwar – Reny dengan tageline aku berani bersama anwar reny, menggema diteriakan oleh ribuan warga Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala, Kamis, 18 Juli 2024.

Bertempat di lapangan Desa Minti Makmur, deklarasi Anwar – Reny disambut hangat warga Lalundu tersebut.

Warga di Lalundu tidak mau ketinggalan dengan wilayah lainya menyambut calon gubernur dan wakil gubernur Sulteng, Anwar Hafid dan Reny Lamadjido.

Anwar Hafid dengan gagah berani dipasangkan blankon, sedangkan Reny Lamadjido dipakaikan kalung bunga yang indah.

Deklarasi Anwar – Reny di desa minti makmur, kecamatan Rio Pakava, kabupaten Donggala. (FOTO FIRMANSYAH)

Safira, salah seorang warga Lalundu, sangat senang menyambut rombongan Anwar Hafid dan Reny Lamadjido di kecamatan Rio Pakava, tepatnya di Lalundu.

“Kami sangat senang bisa dikunjungi di Lalundu. Semoga kesejahteraan kami disini bisa diperhatikan,” ungkapnya.

Dia mengatakan, kondisi jalan dari kebun sawit hingga memasuki wilayah Lalundu ini masih butuh perhatian dari pemerintah.

Olehnya, kata dia, warga Lalundu berharap agar pembangunan infrastruktur jalan bisa segera dilakukan perbaikan.

“Tolong pak jalan kami diperhatikan ya, kasian jalanya berlubang – lubang,” terangnya.

Deklarasi Anwar – Reny di desa minti makmur, kecamatan Rio Pakava, kabupaten Donggala. (FOTO FIRMANSYAH)

Diketahui, Kecamatan Rio Pakava -Sekitar 30,000 masyarakat Kabupaten Donggala bermukim di balik hutan.

Adalah masyarakat Kecamatan Rio Pakava ibarat mutiara yang bermukim di balik hutan pepohonan perkebunan kelapa sawit.

Rio Pakava merupakan ujung utara wilayah Kabupaten Donggala sulawesi tengah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pasangkayu sulawesi barat.

Untuk menuju Rio Pakava Donggala ini harus melalui Kabupaten Pasangkayu dengah jarak tempu kurang lebih 40 kilometer.

Kalau normalnya perjalanan ke Rio Pakava ini paling lama 1 jam.

Tapi karena harus melalui perkebunan kelapa sawit milik PT. Astra Agro Group itu perjalanan memakan waktu 2 – 3 jam, apalagi jalan perkebunan kelapa sawit ini hanya pengerasan, sehingga jika musim hujan jalannya becek dan licin.

Kag Logistik AKP. Zaimuddin yang juga komandan pengamanan Pilkada 2024, yang dikonfirmasi Kamis (18/7-2024), membenarkan sekitar 30,000 masyarakat Donggala bermukim di Kecamatan Rio Pakava.

Dari 30 ribu warga Rio Pakava itu terbagi di Lalundu I sampai Lalundu IV.

Pasangan bakal calon (Balon) Gubernur Sulteng 2024, Dr.Anwar Hafid – dr.Reny A Lamadjido yang betagline BERANI (Bersama Anwar – Reni) dengan program SULTENG NAMBASO melakukan deklarasi, temu kader dan masyarakat Rio Pakava di lapangan desa Minti Makmur Lalundu I.

Ribuan masyarakat Rio Pakava menyambut riang gembira pasangan BERANI yang diusung Partai Bulan Bintang (PBB) 1 suara, Demokrat 8 suara dan PKS 5 suara.

Saat memasuki tenda kegiatan deklarasi dengan daya tampung 10 ribuan.

Komang Murni dan Kade Erna merasa bersyukur dengan kehadiran Pasang Balon Gubernur Anwar – Reny.

Apalagi membawa artis menghibur warga Rio Pakava.

“Kami sangat senang dan menyambut riang gembira kehadiran pasangan bakal calon gubernur dan wakil BERANI (Bersama Anwar – Reni) di Rio Pakava ini. Apalagi membawa artis. Dan baru kali ini ada arti masuk ke Rio Pakava ini. Kalau dulu waktu saya masih kecil pernah juga ada,”ujar Komang Murni yang diamini Kade Erna.

Pasangan BERANI datangi Desa Lalundu guna Deklarasikan diri di hadapan masyarakat Desa Lalundu.

Dalam perhelatan Deklarasinya, para pedagang kaki lima sangat antusias menyambut acara deklarasi tersebut karena menurut mereka dari sini rejeki mereka bisa meningkat.

Adapun Raylan salah satu Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sempat di wawancara mengemukakan bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini sangat bagus, terlebih lagi bagi pedagang kaki lima.

“Kegiatan begini, sangat menolong bagi pedagang-pedagang kaki lima seperti saya. Karena ini di Desa, jadi dengan adanya kegiatan seperti ini, tentunya penghasilan kami bisa lebih meningkat”, ungkapnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara acara ini dan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur sulteng Anwar – Reny”, pungkasnya.

Dilain sisi Sugiyanti yang merupakan salah satu Pedagang Kaki Lima mengutarakan kebahagiaannya karena dagangannya baru saja habis padahal dirinya baru saja tiba di tempat deklarasi

“Alhamdulillah dagangan saya laku keras, saya doakan mudah-mudahan bapak Anwar dan ibu Reny bisa terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur sulteng”, imbuh Pedagang kaki lima itu.

Lebih lanjut kedua Pedagang Kaki Lima (PKL) itu berharap, apabila bapak Anwar dan Ibu Reny terpilih menjadi gubernur kiranya agar bisa memperhatikan kesejahteraan masyarakat bawah seperti mereka.

“Jika terpilih nanti, saya harap Bapak Anwar dan Ibu Reny bisa memperhatikan kesejahteraan kami, khususnya akses jalanan terutama di Lalundu 5”, jelas Raylan dan Sugiyanti.

“Karena akibat akses jalan yang kurang memadai, ada anak umur 5 tahun yang menjadi korban, ditabrak sama motor pak. Jadi jika terpilih mohon akses jalan kami di perbaiki, sama kalau bisa jalannya juga di semprot agar tidak terlalu berdebu pak,” harap Raylan dan Sugiyanti.

Raylan juga menambahkan bahwa bila pasangan BERANI terpilih nantinya, agar bisa menyediakan tempat bagi para pedagang kaki lima (PKL) khususnya bagi pedagang-pedagang kecil seperti mereka.

“Dimohon juga kepada bapak Anwar dan Ibu Reny jika terpilih bisa menyediakan tempat untuk kami berjualan, sehingga kami bisa lebih terpusat dan juga mampu menghidupkan suasana Desa”, pungkas Raylan dengan berharap.

Anwar Hafid, dalam orasi politiknya meminta doanya kepada warga Lalundu untuk diridhoi menjadi gubernur Sulteng 2024.

“Jika terpilih jadi gubernur Sulteng, malu saya lewat sini kalau tidak aspal jalanya,” ungkapnya.

Dia mengatakan, juga berjanji akan membangun pabrik kelapa sawit di Lalundu.

“Jangan ragu, biar 4 pabrik kelapa sawit bisa dibangun di kecamatan Rio Pakava,” ungkapnya lagi.

Terakhir, soal tapal batas antara Sulteng dengan Sulbar juga akan menjadi prioritasnya.

pasang iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!