KAPOLDA

Blusukan ke Pasar Tradisional Lasoani, Reny Lamadjido Dorong Penguatan Ekonomi Lokal

Reny Lamadjido
Foto : Cawagub Sulteng nomor 2 Reny Lamadjido, mengunjungi Pasar Tradisional Lasoani. (Dok)

Palu – Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sulawesi Tengah nomor urut 2, dr. Reny Lamadjido, M.Kes, kembali terjun langsung ke tengah masyarakat dengan mengunjungi Pasar Tradisional Lasoani, Sabtu pagi (12/10/2024).

Didampingi ketua koalisi pemenangan, Ronald, kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian kampanye Reny Lamadjido blusukan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat serta menggalang dukungan.

Dalam kunjungannya, dr. Reny Lamadjido berdialog hangat dengan para pedagang dan pengunjung pasar, sambil mengajak masyarakat untuk lebih memanfaatkan pasar tradisional dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ia menekankan pentingnya gaya hidup sehat dengan memilih bahan pangan segar yang tersedia di pasar-pasar lokal, serta sekaligus menghidupkan sektor UMKM.

“Belanja di pasar tradisional bukan hanya lebih sehat, tapi kita juga turut mendukung bangkitnya perekonomian lokal,” ujar dr. Reny, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Walikota Palu dan kini maju sebagai calon Wakil Gubernur mendampingi Dr. Anwar Hafid, M.Si.

Timnas Indonesia Siap Hadapi China, Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Adab Mencari Rezeki Halal, Berkah Menurut Ajaran Rasulullah

Tim Voli Putri Polda Sulteng Juara 3 Kapolri Cup, Kemenangan Gemilang atas Kalsel

Selain mendorong aspek kesehatan, dr. Reny juga menegaskan komitmennya bersama Anwar Hafid untuk mengembangkan pasar tradisional sebagai pusat perekonomian rakyat.

Menurutnya, pasar tradisional adalah jantung perekonomian daerah yang harus terus dijaga agar tetap ramai dan nyaman bagi para pembeli.

“Kedepan, jika kami diberi amanah oleh rakyat, kami berkomitmen untuk memastikan pasar tradisional tetap hidup, dan pembeli bisa berbelanja dengan nyaman,” jelas dr. Reny.

Blusukan ke pasar-pasar tradisional merupakan strategi utama pasangan Anwar-Reny yang bertagline BERANI (Bersama Anwar-Reni) untuk memperkuat sektor ekonomi lokal.

Mereka percaya, pasar tradisional memiliki peran sentral dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menstabilkan harga barang, serta memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap terjaga.

Pasangan Anwar Hafid dan Reny Lamadjido hadir dengan visi besar untuk mewujudkan Sulawesi Tengah yang lebih mandiri dan sejahtera melalui sembilan program unggulan BERANI.

Beberapa program utama yang mereka usung antara lain:

  1. BERANI Cerdas: Program NAMBASO (Anak Miskin Bisa Sekolah) memberikan beasiswa hingga perguruan tinggi, serta pelatihan keterampilan bagi yang tidak ingin kuliah.
  2. BERANI Sehat: Layanan kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP untuk pasien kelas III, tanpa melihat latar belakang ekonomi.
  3. BERANI Lancar: Pembangunan infrastruktur transportasi, dengan target pembangunan 1.000 km jalan dalam 5 tahun.
  4. BERANI Menyala: Pemerataan distribusi listrik untuk mengatasi kesenjangan pasokan di Sulawesi Tengah.
  5. BERANI Berdering: Pemerataan jaringan telekomunikasi dan internet di seluruh wilayah.
  6. BERANI Murah: Program yang bertujuan menstabilkan harga sembako agar lebih terjangkau.
  7. BERANI Berkah: Program religius dengan gerakan Sulteng Mengaji dan Sulteng Berjamaah.
  8. BERANI Panen Raya: Fokus pada stabilitas pasokan pupuk bagi petani untuk meningkatkan hasil panen.
  9. BERANI Tangkap Banyak: Membantu nelayan mendapatkan akses BBM yang stabil untuk melaut.

Dengan rangkaian program unggulan ini, pasangan Anwar Hafid dan dr. Reny optimis mampu membawa perubahan positif bagi Sulawesi Tengah, terutama melalui penguatan ekonomi lokal yang dimulai dari pasar tradisional.

HPN HPN HPN HPN HPN HPN
pasang iklan HPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!