Sigi, Fokusrakyat.net — Dalam upaya meningkatkan aksesibilitas dan kelancaran aktifitas masyarakat setempat, Pemerintah Desa Lempelero, Kecamatan Kulawi Selatan, Kabupaten Sigi, telah melakukan pembangunan jembatan jalan lingkungan di Dusun III Wua.
Progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai 65% dan telah menjadi berita gembira bagi masyarakat setempat.
Salmon.F.Sari, Kepala Desa Lempelero, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan jalan lingkungan di Dusun III Wua menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2023 tahap pertama.
Baca juga : Posisi Duduk Membahayakan Kesehatan, Sering Diabaikan Begini Infonya
Baca juga : Dua Orang dari Bawaslu Donggala Diperiksa Jaksa Lagi
Baca juga : Kejuaraan Tenis Lapangan Kajati Sulteng Cup 1 Mencari Bibit Berbakat
Proyek ini, kata dia, telah menghabiskan dana sebesar Rp37.544.000,- dengan ukuran panjang 6 meter dan lebar 2,5 meter.
Salmon menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi lingkungan dusun, khususnya akses jalan yang selama ini mengkhawatirkan bagi warga.
“Salah satu kondisi khusus di Desa Lempelero adalah mayoritas lingkungan pemukiman warga atau lokasi rumah-rumah yang miring. Hal ini menyebabkan akses jalan yang dilalui oleh warga menjadi sangat mengkhawatirkan,” ungkapnya.
Oleh karena itu, dia menambahkan, Pemerintah Desa Lempelero berusaha untuk memperbaiki sarana lingkungan, salah satunya dengan membangun jembatan lingkungan. Salmon menambahkan bahwa kegiatan pembangunan jembatan ini merupakan respons dari aspirasi warga setempat yang diusulkan pada musyawarah desa dan kemudian dijalankan oleh pemerintah desa untuk kepentingan kelancaran aktifitas warga.
Martono, sebagai pengawas kegiatan pembangunan jembatan lingkungan, mengungkapkan bahwa jembatan dengan panjang 6 meter ini adalah wujud dari kerjasama antara pemerintah dan masyarakat setempat.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan hasil dari usulan dan aspirasi warga, sehingga dilakukan pembangunan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperbaiki aksesibilitas di wilayah tersebut.
Dalam wawancara terpisah, Suman, seorang tokoh masyarakat Desa Lempelero yang mewakili warga masyarakat Dusun III Wua, menyampaikan rasa bersyukur dan terima kasih kepada pemerintah pusat, kabupaten, dan khususnya pemerintah desa.
Ia menyatakan bahwa masyarakat sangat mengapresiasi tindak lanjut yang dilakukan oleh pemerintah desa dalam merespons aspirasi masyarakat untuk membangun jembatan dengan menggunakan bahan besi dan semen.
Selama ini, warga hanya mengandalkan jembatan kayu yang sangat mengkhawatirkan. Dengan adanya jembatan baru yang terbuat dari bahan yang lebih kuat, yaitu besi dan semen, masyarakat merasa senang dan lega. Suman juga mengucapkan terima kasih sekali lagi atas perhatian dan upaya pemerintah dalam memperbaiki kondisi infrastruktur lingkungan setempat.
Pembangunan jembatan jalan lingkungan di Dusun III Wua Desa Lempelero telah mencapai progres 65%. Keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari peran aktif pemerintah desa dan partisipasi masyarakat. Pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat, seperti meningkatkan aksesibilitas, mempermudah mobilitas, dan mendorong perkembangan ekonomi di daerah tersebut.***
[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]



















