Palu – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) menggelar Sidang Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun Anggaran 2026, Selasa (23/12/2025) sore, di Aula Rupatama Lantai II Polda Sulteng. Sidang tersebut dipimpin oleh Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Kombes Pol Asep Ahdiatna mewakili Kapolda Sulteng Irjen Pol Dr. Endi Sutendi.
Pelaksanaan sidang berlangsung secara terbuka dan transparan, dengan melibatkan berbagai unsur pengawas internal maupun eksternal. Irwasda didampingi Karo SDM Polda Sulteng Kombes Pol Anton Sudjarwo serta Kabidpropam Kombes Pol Roy Satya Putra, S.I.K.
Selain panitia seleksi dan peserta, sidang juga dihadiri orang tua atau wali peserta serta pengawas eksternal dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Tengah dan Front Pemuda Kaili Provinsi Sulteng. Kehadiran pengawas eksternal tersebut menjadi bentuk komitmen Polri dalam menjamin proses seleksi Bintara Brimob berjalan objektif dan akuntabel.
Dalam sambutan Kapolda Sulteng yang dibacakan Irwasda, disampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia seleksi daerah atas dedikasi dan kerja keras dalam mengawal setiap tahapan penerimaan Bintara Brimob Polri T.A 2026 sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
BACA JUGA; Pencuri Nyaris Dihakimi Massa, Polisi Lepaskan Tembakan Peringatan di Palu
Kapolda menegaskan bahwa proses seleksi penerimaan anggota Polri telah dilaksanakan sesuai Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2016 tentang Penerimaan Calon Anggota Polri.
Setiap tahapan seleksi dirancang untuk menjaring calon anggota Brimob yang profesional, berintegritas, bermoral, serta memiliki kesiapan fisik dan mental yang memadai.
“Penerimaan Bintara Brimob Polri merupakan bagian dari upaya Polri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul guna mendukung kekuatan organisasi, serta mampu memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat secara profesional dan modern,” ujar Kapolda dalam sambutannya.
BACA JUGA; Ratusan P3K Paruh Waktu Donggala Gelar Aksi Damai, Tuntut Kejelasan Status dan NIP
Kepada peserta yang dinyatakan lulus terpilih, Kapolda berpesan agar tidak cepat berpuas diri dan segera mempersiapkan diri menghadapi pendidikan pembentukan.
BACA JUGA; Dump Truck Terbalik di Jalan Menikung Sarudu, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi
Peserta juga diingatkan untuk menjaga disiplin dan tidak melakukan pelanggaran selama masa pendidikan karena dapat berakibat dikeluarkan dari lembaga pendidikan.
Sementara bagi peserta yang belum terpilih, Kapolda mengimbau agar tetap semangat dan tidak berkecil hati.
“Masih ada kesempatan pada penerimaan Polri berikutnya. Evaluasi kekurangan, perbanyak belajar dan berlatih, serta terus berdoa,” pesannya.
Berdasarkan data panitia, proses penerimaan terpadu anggota Polri diawali dengan pendaftaran online yang dibuka pada 10 hingga 18 November 2025, dengan jumlah pendaftar terverifikasi sebanyak 324 orang pria.
Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, mulai dari administrasi, kesehatan, psikologi, akademik, jasmani, hingga penelusuran mental kepribadian, sebanyak 32 peserta dinyatakan memenuhi syarat mengikuti sidang akhir.
Hasil sidang menetapkan 30 peserta pria dinyatakan lulus terpilih sebagai calon Bintara Brimob Polri, sementara 2 peserta lainnya dinyatakan tidak terpilih.
Seluruh hasil tersebut ditegaskan Kapolda sebagai hasil yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Peserta yang lulus terpilih direncanakan akan mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Brimob Polri di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Selatan mulai 6 Januari 2026, dengan lama pendidikan selama lima bulan.

































