Tolitoli – Ruas jalan alternatif Tambun-Bilo di Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, kini dipenuhi oleh rumput liar yang tumbuh subur di sepanjang pinggir jalan.
Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan para pengguna jalan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di musim penghujan.
Ismail (46), salah satu warga setempat, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi jalan tersebut.
Ia menyebutkan bahwa keberadaan rumput liar yang tidak terkendali mempersempit badan jalan, membuat jarak pandang pengendara terganggu, serta memperbesar potensi terjadinya kecelakaan.
“Apalagi di musim hujan seperti sekarang, rumput tumbuh sangat cepat dan menutupi sebagian badan jalan. Ini sangat membahayakan, apalagi jalan ini penuh tikungan tajam dan tanjakan,” keluh Ismail pada Sabtu (26/4/2025).
Ia berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera bertindak cepat membersihkan rumput liar dan memasang rambu lalu lintas di titik-titik rawan kecelakaan.
“Sudah sering terjadi kecelakaan di sini, karena selain kondisi jalan yang sempit, rambu lalu lintas juga sangat minim. Marka jalan hampir tidak terlihat,” tambahnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto, menyatakan bahwa saat ini pihaknya masih terkendala anggaran.
“Belum ada anggaran yang bisa berjalan karena masih dalam proses pemotongan,” ujarnya.
Kondisi ini membuat warga berharap adanya solusi cepat dari pemerintah.
Pembersihan rumput liar dan pemasangan rambu keselamatan dinilai penting untuk mencegah jatuhnya korban di jalan alternatif vital tersebut.



















