Palu – Beberapa pekan terahir di kabupaten Parigi Moutong Bulog Menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat, khususnya di kecamatan ongka Malino dan beberapa kecamatan tetangga yang notabenenya menjadi salah satu wilayah penghasil gaba dan beras terbesar nomor urut dua setelah wilayah tolai dan sekitarnya.
Sebelumnya pada 03 Juni 2025 media ini sempat memberikan beberapa pertanyaan terkait kinerja Bulog ongka apakah sudah berperan seperti marwah yang sebenarnya?
Namun awak media ini tidak mendapatkan jawaban yang kongkrit dari Satrio selaku kepala gudang bulog ongka, ia terkesan irit bicara dalam memberikan informasi kepada awak media ini seolah olah sistem untuk mendapatkan informasi dari pihak Bulog sangatlah rumit,
Bagi mana tidak, Satrio menyampaikan mekanismenya harus menyurat dulu ke palu dari palu menyurat lagi kepusat menunggu balasan dari pusat setelah itu dari palu menembuskan lagi ke pihak kami ( Bulog Ongka ) baru saya bisa ambil keputusan,Begitulah mekanismenya pak, dan itu edaran tertutup dari pusat hanya buat internal kami saja .
Lanjut Satrio bahkan menyampaikan kepada awak media agar jangan dulu memuat pernyataannya sebelum mendapatkan izin resmi dari pusat.
Menanggapi hal tersebut Jusri pakke mantan atlit sepak takrau yang pernah mengharumkan nama Sulawesi Tengah di kanca nasional itu kini menjabat sebagai pimpinan wilayah Bulog .
kepada awak mediaini 23 Agustus 2025 di ruangannya Ia menjelaskan bahwa sebenarnya Satrio hanya menjalankan mekanisme yang berlaku di internal kami .
” Hal yang Harus teman-teman ketahui Kepala gudang itu hanyalah orang yang menerima, merawat,dan menyalurkan. memang tidak sedikit masyarakat yang pemahamannya kurang tentang hal tersebut.
“Satrio hanya menjalankan tugas yang semestinya, sehingga kebijakan-kebijakan dari pusat yang tau itu hanya kantor wilayah, sehingga ia tidak berani mengeluarkan stetmen,
“Saya luruskan terkait mekanisme surat menyurat yang beliau sampaikan itu keliru, bapak lihat sendiri kan bagai mana kami menerima rekan-rekan media termaksut bagai mana kami menerima bapak ungkapnya.
Lanjut ia juga menjelaskan bahwa terkait larangan dari Kabulog ongka agar jangan dulu menerbitkan berita sebelum adanya putusan dari pimpinan wilayah itu tak ada maksut untuk membatasi pers dalam melaksanakan tugas.
“Akan tetapi Sebenarnya dia hanya ingin meminta agar rekan-rekan pers segera menghubungi pihak pinwil supaya informasi yang tersalurkan bisa sesuai dengan apa yang menjadi ketentuan wilayah.
“Kami tidak anti dengan kritik dari teman-teman semua akan tetapi yang sebenarnya kami membutuhkan rekan-rekan media semua dalam menyalurkan informasi yang kredibel kepada masyarakat.
Kalau Terkait penjelasan apakah kinerja Bulog sudah sesuai dengan marwahnya dalam menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan pangan menurut saya itu sudah di lakukan sesuai dengan apa yang menjadi tugas Bulog . Pungkasnya
