PALU — Wakapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, menekankan dua hal penting kepada seluruh jajaran dalam apel pagi di Markas Besar Polda Sulteng, Senin (24/8/2026): pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanganan serius kasus pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Duyu, Kota Palu.
Dalam arahannya, Wakapolda mengingatkan setiap personel untuk tidak hanya menjaga diri sendiri, tetapi juga mengingatkan keluarga dan lingkungan sekitar agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu Karhutla.
“Jangan melakukan pembakaran lahan. Ingatkan diri kita, keluarga, maupun tetangga agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu terjadinya Karhutla,” tegas Brigjen Helmi.
Selain itu, personel diminta turut berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan, terutama di tengah musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran.
Wakapolda juga memberikan perhatian khusus terhadap kasus pembunuhan satu keluarga yang terjadi pada Minggu malam, 26 Juli 2026, di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu. Ia memerintahkan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Sulteng untuk memberikan dukungan penuh atau full back up dalam proses pengungkapan kasus tersebut.
“Untuk kasus pembunuhan satu keluarga ini agar menjadi perhatian. Ditreskrimum dan Ditressiber harus memberikan full back up sehingga kasus ini dapat diungkap secara maksimal dan terang benderang,” tegasnya.
Wakapolda meminta penyidik bekerja secara profesional, cermat, dan maksimal dalam mengungkap fakta serta menemukan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol Achmad Muhaimin, menyampaikan bahwa Polda Sulteng terus berkomitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberikan perhatian serius terhadap persoalan yang menjadi keresahan publik.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan. Untuk kasus pembunuhan satu keluarga, Polda Sulteng memastikan proses penyelidikan dan penyidikan terus dilakukan secara serius dengan dukungan penuh dari jajaran terkait. Mohon doanya agar kasus ini segera terungkap,” pungkasnya.
