Antisipasi Bentrokan Antarwarga, 70 Personel Batalyon A Pelopor Gelar Patroli Skala Besar di Nunu dan Lalove

PALU — Guna mencegah konflik susulan serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan pasca-bentrokan antarwarga di Kelurahan Nunu dan seputaran Jembatan Lalove, sebanyak 70 personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah dikerahkan untuk penebalan pasukan dalam Patroli Gabungan Skala Besar, berlangsung sejak Sabtu malam (22/8/2026) hingga Minggu dini hari (23/8/2026).

Operasi dipimpin langsung oleh Kasubbagbinlatops Bag Ops Satbrimob Polda Sulteng, AKP Ajrun Gentur Pambudi, S.H., diawali dengan apel kesiapsiagaan di Markas Batalyon A Pelopor, kemudian bergerak menuju Markas Polresta Palu untuk konsolidasi pengamanan. Tim gabungan selanjutnya menyisir dan melakukan penyekatan di titik-titik rawan perbatasan Nunu dan sekitar Jembatan Lalove, membubarkan kerumunan pemuda, melokalisir pergerakan massa, serta mengedepankan tindakan preventif dan imbauan kamtibmas secara humanis.

AKP Ajrun Gentur Pambudi menyampaikan pengerahan pasukan ini merupakan bentuk respons cepat dan kehadiran negara untuk menjamin stabilitas keamanan serta memulihkan kondusivitas di wilayah terdampak.

“Penebalan 70 personel Batalyon A Pelopor dalam Patroli Gabungan Skala Besar ini difokuskan sebagai langkah antisipasi pasca-kejadian bentrokan warga di wilayah Nunu dan perbatasan Jembatan Lalove. Kami menyiagakan personel di lokasi-lokasi rawan untuk memastikan tidak ada lagi aksi provokasi maupun bentrok susulan, sehingga masyarakat sekitar dapat kembali beraktivitas dengan tenang dan aman,” tegasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan aman. Hingga akhir operasi, situasi di lokasi terpantau sepenuhnya kondusif.

 

(Sumber:Humas Polda Sulteng/Editor: Suhirman S.Pd)

error: Content is protected !!
Exit mobile version