Berita  

Kapolres Palu Perintahkan Gelar Patroli Di Jembatan Lalove

kapolres palu
Kapolresta Palu, Kombes Pol Barliansyah, secara tegas mengimbau kedua kubu untuk tidak terlibat dalam tawuran. (Foto Sadam)

Palu, Fokus Rakyat – Kabar tawuran yang beredar luas di media sosial antara dua genk legendaris di Palu, yaitu Nero-Nero (Anoa) dan Pordeo (Nunu), telah membuat Kapolres Palu mengambil tindakan cepat dengan memerintahkan patroli gabungan TNI/Polri.

Langkah ini diambil guna mengamankan wilayah dan mencegah terjadinya bentrokan antara kedua kubu tersebut.

Dalam upaya meredakan situasi yang memanas, Polresta Kota Palu mengadakan pertemuan di Polsubsektor Tatanga antara perwakilan dari Nero-Nero dan Pordeo.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk menghindari provokasi dan menemukan jalan keluar yang dapat mencegah terjadinya tawuran.

Meskipun beredarnya kabar tersebut di media sosial, aparat kepolisian ingin memastikan bahwa situasi tetap terkendali.

Baca juga : Warga Heboh Temuan Bayi Dibuang di Tempat Sampah, Pelaku adalah Ibu Kandung

Kapolresta Palu, Kombes Pol Barliansyah, secara tegas mengimbau kedua kubu untuk tidak terlibat dalam tawuran. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan segan-segan melakukan penangkapan terhadap siapa pun yang melanggar ketertiban.

Imbauan ini sebagai bentuk respons atas kabar yang beredar di media sosial, yang dapat menciptakan ketegangan dan ancaman bagi keamanan masyarakat.

Patroli gabungan antara TNI dan Polri telah dilaksanakan di sekitar Jembatan Lalove pada malam minggu sebagai langkah pencegahan dan pengamanan.

Baca juga : Seorang Wanita Diduga Menggelapkan Uang Study Tour SMAN Senilai Rp400 Juta

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan antara kedua kubu yang disebutkan dalam kabar tersebut. Dengan adanya kehadiran aparat keamanan, diharapkan situasi dapat tetap terkendali dan tidak ada tindakan kekerasan yang terjadi.

Kepolisian dan TNI bersama-sama bekerja keras untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Palu. Melalui patroli dan pertemuan dengan kedua kubu, diharapkan situasi dapat diamankan dan potensi tawuran dapat dihindari.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh kabar yang beredar, serta bekerjasama dengan aparat keamanan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Baca juga : Studi Terbaru Soal Hubungan Kondisi Rambut dan Jantung, Begini Penjelasannya

Patroli gabungan TNI/Polri bakal menyisir wilayah Kota Palu yang diisukan bakal terjadi tawuran.

Sebelumnya beredar kabar di sosial media bahwa akan ada bentrok antara dua genk legendaris Palu, Nero-Nero (Anoa) dan Pordeo (Nunu) di Jembatan Lalove pada Sabtu, (27/5/2023) malam.

Guna mencegah hal-hal berbau provokasi, pihak Polresta Kota Palu langsung mempertemukan sejumlah tokoh perwakilan dari kedua kubu di Polsubsektor Tatanga.

“Saya sudah perintahkan Kapolsek Palu Selatan untuk mencegah dan meniadakan anguan itu, jadi tidak ada tawuran itu terjadi dan sudah dilakukan langkah-langkah terkait,” kata Kapolresta Palu Kombes Pol Barliansyah, Sabtu (27/5/2023) via telepon.

Barliansyah menyebutkan pihaknya mengerahkan sejumlah personel dalam patroli gabungan bersama unsur TNI yang difokuskan di sekitar Jembatan Lalove pada malam minggu.

Imbauan Kapolres kepada kedua kubu untuk tidak melakukan tawuran seperti informasi yang beredar luas di sosial media.

Bahkan pihaknya tidak segan-segan untuk melakukan penangkapan.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan tawuran dengan segala resiko, nanti kita akan tangkap kalau itu terjadi,” tegas Barliansyah.

(Sadam)

Penulis: SadamEditor: Firmansyah
error: Content is protected !!
Exit mobile version