KAPOLDA

JEMBATAN RUSAK PARAH, WARGA DUSUN 1 SAUSU PEORE PROTES KERAS

Parimon –jeritan hati masyarakat desa Sausu peore tak bisa terbendung lagi, Sungguh memilukan dan tak bisa dibiarkan. Sudah kesekian kalinya akses jembatan penghubung di Dusun 1, Desa Sausu Peore, mengalami kerusakan parah. Namun yang jauh lebih menyakitkan, perbaikan yang dilakukan selama ini hanya mengandalkan dana swadaya masyarakat sendiri.

Padahal, fakta di lapangan menyebutkan bahwa bantuan anggaran, baik itu berupa Dana Desa maupun sumber lainnya, sudah beberapa kali turun ke desa. Namun pertanyaan besarnya adalah: Mengapa anggaran tersebut tidak pernah dianggarkan khusus untuk perbaikan jembatan vital di Dusun 1 ini?

Masyarakat Dusun 1 merasa terusir dan tidak dianggap. Permintaan mereka sangat sederhana, tidak muluk-muluk. Cukup jembatan ini diperbaiki agar akses keluar masuk warga aman dan lancar.

“Kami tidak minta yang aneh-aneh. Cukup jembatan ini saja yang diperhatikan. Tapi kenapa selalu diabaikan?” kelah warga dengan nada kecewa.

Rasa kecewa masyarakat bukan tanpa alasan. Catatan buruk pemerintahan di desa ini sudah terlalu panjang dan menyakitkan:

1. Pengaspalan Jalan: Hanya dikerjakan sepotong-sepotong, bahkan anggaran yang seharusnya untuk wilayah mereka dialihkan begitu saja ke desa lain.

​2. Bantuan Kandang Ternak Sapi: Sudah dijanjikan, namun hingga detik ini nasibnya tidak jelas dan tidak kunjung terealisasi.

​3. Bantuan Perumahan: Warga juga dibuat bingung dengan bantuan perumahan yang tidak jelas peruntukannya dan siapa yang menerimanya.

​4. Pembangunan Tanggul: Proyek yang dikerjakan setengah hati, berhenti di tengah jalan dan tidak berlanjut.

​5. Bantuan Anggota DPR: Pernah ada janji dan bantuan dari anggota DPR khusus untuk perbaikan jembatan ini. Namun kenyataannya, dana yang turun tidak sebanding, bahkan diklaim hanya sebagian kecil dengan berbagai alasan yang berbelit-belit.

Dengan catatan buruk tersebut, kini masyarakat bertanya-tanya. Jika nanti ada bantuan atau anggaran baru yang turun, apakah nasibnya akan sama? Apakah akan kembali “dimainkan”, dialihkan, atau dikerjakan asal-asalan?

Masyarakat Dusun 1 Desa Sausu Peore sudah lelah berharap lalu dikecewakan. Mereka menuntut kejelasan dan tindakan nyata, bukan lagi janji manis,ujar Roziq Fahmi pada akun Facebooknya.

Sementara itu hingga berita ini tayang belum ada penjelasan resmi dari pihak pemerintah Desa.

HPN HPN HPN HPN HPN HPN
pasang iklan HPN
error: Content is protected !!