MEDAN – Komitmen mendukung pembinaan dan pemberdayaan warga binaan terus ditunjukkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Horas Bangso Batak (HBB) melalui kunjungan silaturahmi ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (DitjenPAS) Sumatera Utara, Senin (1/6/2026).
Rombongan DPP HBB dipimpin Ketua Umum HBB, Lamsiang Sitompul, dan diterima Kepala Kanwil DitjenPAS Sumut, Yudi Suseno, bersama jajaran Pejabat Utama Kanwil DitjenPAS Sumut.
Turut hadir Ketua DPD HBB Sumut Thomson Parapat, Sekretaris DPD HBB Sumut Ganda Pasaribu, Ketua DPC HBB Deli Serdang M. Sitindaon, Sekretaris DPC HBB Kota Medan Amos Hutapea, Wakil Bendahara HBB Kota Medan Michael P. Manurung, serta Aria Angkola.Kunjungan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan institusi pemasyarakatan dalam mendukung pembinaan warga binaan agar mampu kembali menjadi pribadi yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Lamsiang Sitompul mengapresiasi berbagai program pembinaan yang dijalankan DitjenPAS Sumut. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada pembinaan mental dan spiritual, tetapi juga peningkatan keterampilan serta kesiapan warga binaan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.
“HBB melihat adanya perubahan nyata dalam pola pembinaan warga binaan. Mereka dibekali keterampilan yang dapat menjadi modal kehidupan setelah bebas nanti. Ini merupakan langkah yang sangat baik dan patut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Lamsiang menegaskan HBB siap mendukung berbagai program pembinaan yang bertujuan menciptakan warga binaan yang mandiri, produktif, dan memiliki kesempatan membangun masa depan yang lebih baik.
Sementara itu, Yudi Suseno menyambut baik kunjungan DPP HBB dan mengapresiasi perhatian yang diberikan terhadap dunia pemasyarakatan. Menurutnya, keberhasilan pembinaan warga binaan membutuhkan dukungan serta keterlibatan aktif seluruh komponen masyarakat.
“Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi. Dukungan masyarakat penting untuk membantu mengubah stigma yang masih melekat terhadap warga binaan. Mereka berhak mendapatkan kesempatan kedua setelah menjalani proses pembinaan,” ungkap Yudi.
Ia juga mengajak HBB mendukung Program Desa Binaan dan berbagai program reintegrasi sosial lainnya yang bertujuan meningkatkan keterampilan, produktivitas, serta kesiapan warga binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut menjadi wadah bertukar pikiran mengenai pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam mendukung sistem pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pemulihan sosial.
Melalui silaturahmi ini, HBB dan DitjenPAS Sumut berharap dapat membangun kerja sama yang lebih erat dalam mendukung program pemberdayaan, pembinaan karakter, serta reintegrasi sosial warga binaan agar mampu kembali menjadi bagian produktif di tengah masyarakat.
Reporter (ihb)
