Edukasi Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Parigi Moutong Hadir di SMA Negeri 01 Parigi Tengah

PARIGI MOUTONG — Menanamkan kesadaran dan budaya keselamatan berlalu lintas sejak usia sekolah menjadi prioritas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Parigi Moutong. Melalui program unggulan Police Goes To School, tim Unit Kamsel Satlantas Polres Parigi Moutong secara resmi mendatangi SMA Negeri 01 Parigi Tengah pada Senin (14/9/2026) pagi, mulai pukul 07.00 WITA, untuk memberikan sosialisasi dan edukasi menyeluruh mengenai tata cara tertib dan aman di jalan raya.

Kegiatan edukasi ini dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel, Aiptu Riswan, S.I.P., yang didampingi oleh anggota Satlantas Polres Parigi Moutong, yaitu Bripka Rosmiani, Bripka Ronaldi Putra, dan Brigpol I Gede Heriyanta Prayuda. Kehadiran para personel disambut antusias oleh para siswa-siswi beserta jajaran guru di lingkungan SMA Negeri 01 Parigi Tengah.

Dalam penyampaian materi, Aiptu Riswan selaku pemimpin tim menyampaikan secara mendalam dan runtut mengenai pentingnya memahami peraturan lalu lintas sebagai fondasi utama keselamatan setiap pengguna jalan. Ia menjelaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan bukan sekadar kewajiban menghindari sanksi, melainkan bentuk tanggung jawab nyata terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami hadir ke sini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk mengajak saudara-saudara sekalian memahami bahwa jalan raya adalah ruang bersama yang harus digunakan dengan rasa tanggung jawab dan rasa hormat yang tinggi,” ujar Aiptu Riswan di hadapan ratusan siswa-siswi yang hadir.

Salah satu poin utama yang menjadi penekanan dalam kegiatan ini adalah pentingnya penggunaan helm secara benar dan lengkap, baik saat mengendarai maupun ketika dibonceng sepeda motor. Petugas menjelaskan secara rinci bahwa helm yang dipakai harus memenuhi standar keselamatan, dipasang dengan kencang, dan digunakan secara konsisten setiap kali berkendara — sekalipun jarak yang ditempuh terbilang dekat.

Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya saling menghormati dan menghargai sesama pengguna jalan. Baik pejalan kaki, pengendara sepeda motor, maupun pengemudi kendaraan beroda empat, semuanya memiliki hak dan kewajiban yang sama. Sikap santun, tidak memacu kendaraan secara ugal-ugalan, serta memberikan kesempatan kepada pejalan kaki untuk menyeberang menjadi beberapa hal yang terus ditekankan kepada para siswa.

Kegiatan ini dirancang agar para siswa-siswi tidak hanya sekadar menerima informasi, melainkan benar-benar memiliki kesadaran dan pemahaman yang utuh tentang pentingnya keamanan dan keselamatan di jalan raya. Diharapkan pula kebiasaan memakai helm serta tertib berlalu lintas menjadi kebiasaan yang dilakukan secara sadar dan berkelanjutan, bukan karena merasa takut ditilang, melainkan karena menyadari betapa berharganya nyawa dan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Selain itu, para siswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, dampak positif dari kegiatan ini tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga menyebar luas ke masyarakat umum.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme dari para siswa. Banyak di antara mereka yang aktif bertanya dan berdiskusi terkait berbagai situasi yang sering dijumpai di jalan raya. Situasi di lokasi kegiatan maupun sekitarnya terpantau aman dan terkendali hingga kegiatan berakhir.

 

(Sumber : Sat Lantas Polres Parigi Moutong)

(Editor : Suhirman S.Pd)

error: Content is protected !!
Exit mobile version