Palu – Calon Gubernur Sulawesi Tengah nomor urut 2, Anwar Hafid, tampil dalam acara Festival Posalia Pandapa Besusu di ex-Undata Palu.
Dalam sambutannya, Anwar menyoroti pentingnya menjaga nilai-nilai warisan leluhur, seperti gotong royong dan kebersamaan, serta menghidupkan sektor ekonomi lokal melalui UMKM.
Di hadapan peserta festival, Anwar Hafid mengungkapkan bahwa semangat tolong-menolong di masyarakat, tanpa harus menunggu undangan, merupakan salah satu warisan budaya yang harus dilestarikan.
“Kita tidak perlu menunggu undangan untuk membantu atau berbagi kebahagiaan dengan saudara kita. Inilah nilai-nilai kehidupan yang diwariskan leluhur kita, dan ini harus terus kita jaga,” ucapnya.
Lebih lanjut, Anwar menegaskan bahwa acara seperti Posalia Pandapa Besusu memiliki peran penting tidak hanya dalam mempererat tali persaudaraan antarwarga, tetapi juga dalam memacu pertumbuhan ekonomi, terutama melalui sektor UMKM.
Ia menekankan pentingnya pemerintah daerah untuk terus mendukung kegiatan budaya yang memiliki dampak positif bagi masyarakat.
“Festival ini mendukung perekonomian lokal dengan memperkuat UMKM. Perputaran uang lebih cepat dan pertumbuhan ekonomi juga akan meningkat,” tambahnya.
Anwar Hafid berharap agar Festival Posalia Pandapa Besusu dapat menjadi event tahunan yang lebih besar dan meriah, serta masuk dalam kalender pariwisata Sulawesi Tengah.
Menurutnya, acara tersebut memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan dari luar daerah dan menjadi ikon pariwisata baru di Palu.
“Saya berharap ke depan, festival ini bisa menjadi salah satu event tahunan yang terkenal, tidak hanya di Palu tetapi juga di luar Sulawesi Tengah,” jelasnya.
Sebagai penutup, Anwar Hafid memberikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat Besusu atas suksesnya acara ini, serta mengajak masyarakat untuk mengikuti rangkaian kegiatan festival dengan semangat kebersamaan.
Sebagai calon gubernur, Anwar Hafid berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian budaya lokal dan mendorong pembangunan yang berpihak pada masyarakat, terutama di bidang ekonomi kreatif dan UMKM.
