KAPOLDA
Daerah  

Waspadai 5 Tips Diet Berbahaya yang Dilarang Para Ahli Gizi

diet
Ilustrasi diet. (Freepik)

Fokusrakyat.net – Semakin banyak orang yang mengincar berat badan ideal, semakin populer juga berbagai tips diet yang beredar di media sosial.

Namun, perlu diingat bahwa tidak semua saran tersebut aman dan sehat bagi tubuh.

Ahli gizi telah memberikan peringatan terhadap beberapa tips diet yang sebaiknya dihindari, karena dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

Dilansir dari Food NDTV, Minggu (14/1/24), berikut sederet tips diet keliru yang tidak disarankan menurut ahli, antara lain:

1. Jus Detoks Mengintip Bahaya di Balik Gelas Hijau :

Jus detoks, seringkali dianggap sebagai cara cepat untuk membersihkan tubuh dari racun dan kalori berlebih.

Namun, ahli gizi menegaskan bahwa jus tidak dapat menggantikan makanan utama secara seimbang.

Konsumsi makanan yang seimbang tetap menjadi kunci detoksifikasi tubuh yang efektif.

2. Pemangkasan Gluten Ketahui Batasannya :

Tren memangkas gluten tanpa panduan ahli kini menjadi peringatan bagi mereka yang berusaha menurunkan berat badan.

Diet gluten seharusnya hanya diterapkan untuk mereka yang memang memiliki sensitivitas terhadap gluten.

Bagi yang tidak memiliki masalah, mengonsumsi biji-bijian utuh lebih dianjurkan daripada menghindari gluten sepenuhnya.

3. Pembatasan Kalori yang Berlebihan Tidak Sehat dan Berbahaya :

Meminimalkan kalori dengan cara yang ekstrem dapat berdampak serius pada kesehatan.

Ahli gizi menolak praktik ini, menyebutnya sebagai “crash diet” yang dapat menyebabkan kehilangan massa otot, kekurangan nutrisi, dan melambatnya metabolisme.

Pengendalian kalori sebaiknya dilakukan secara bertahap, dipadukan dengan olahraga dan aktivitas fisik yang seimbang.

4. Melewatkan Waktu Makan Bukan Solusi yang Baik :

Mengira bahwa melewati waktu makan akan membantu menurunkan berat badan lebih cepat adalah pandangan yang keliru.

Melewatkan waktu makan justru dapat memicu rasa lapar yang lebih besar dan membuat tubuh kesulitan untuk fokus.

Ahli gizi menyarankan untuk memilih asupan makanan yang sehat dan rendah kalori secara teratur daripada melewatkan waktu makan.

5. Terlalu Banyak Protein Hati-hati dengan Efek Sampingnya :

Meskipun protein penting untuk pembentukan otot, terlalu banyak konsumsi protein tanpa aturan dapat berdampak negatif pada ginjal dan liver.

Ahli gizi menekankan pentingnya menyesuaikan takaran asupan protein dengan kebutuhan tubuh dan memperhatikan keseimbangan antara protein hewani dan nabati.

Sebagai penutup, ahli gizi menegaskan bahwa menjalani diet sehat dan seimbang dengan bimbingan profesional adalah kunci utama untuk mencapai berat badan yang ideal tanpa membahayakan kesehatan.

Berhati-hatilah terhadap tips diet yang tidak didukung oleh para ahli gizi.

HPN HPN HPN HPN HPN HPN
pasang iklan HPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!