FOKUSRAKYAT.NET, PASANGKAYU– Pemerintah Kabupaten Pasangkayu mulai menunjukkan keseriusannya dalam menilai kompetensi dan kinerja pejabat eselon II.
Sebanyak 26 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) menjalani Uji Kompetensi (Job Fit) yang digelar di Pusat Penilaian (Assessment Centre) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan, mulai 9 hingga 11 Juni 2025.
Bupati Pasangkayu H. Yaumil Ambo Djiwa, yang hadir langsung membuka kegiatan tersebut, menegaskan bahwa kompetensi menjadi indikator utama dalam menempatkan pejabat di jabatan strategis.
Ia didampingi Sekretaris Daerah Muh. Zain Machmoed dan Ketua Panitia Seleksi, Prof. Dr. Aminuddin Ilmar, SH., MH.
Baca juga : Hari Pertama Kerja Usai Cuti Idul Adha, Kantor Bupati Pasangkayu Sepi Bak Tak Berpenghuni
“Uji kompetensi ini bukan sekadar formalitas. Ini untuk menilai sejauh mana kelayakan kompetensi dan kinerja para pejabat dalam memimpin perangkat daerahnya masing-masing,” tegas Bupati Yaumil.
Menurutnya, hasil dari penilaian ini akan dijadikan dasar penting dalam melakukan rotasi dan mutasi jabatan ke posisi yang lebih sesuai dengan kemampuan dan karakter masing-masing pejabat.
Baca juga : Semangat Berbagi di Hari Raya, BRI Tolitoli Sembelih 8 Hewan Kurban, Wujud Nyata Kepedulian Karyawan
“Kalau tidak cocok, kita ganti. Yang punya kompetensi tinggi, kita beri ruang lebih besar,” ujar Bupati dengan nada tegas.
Uji kompetensi ini juga menjadi bagian dari upaya pembenahan birokrasi Pemkab Pasangkayu agar lebih profesional, responsif, dan adaptif terhadap tantangan pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua Pansel, Prof. Aminuddin Ilmar, menyampaikan bahwa metode penilaian dilakukan secara objektif dan berbasis pada hasil tes serta evaluasi rekam jejak kinerja masing-masing pejabat.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berbasis meritokrasi, di mana jabatan diisi oleh orang-orang yang benar-benar kompeten, bukan semata karena faktor kedekatan.
