KAPOLDA
Berita  

Tragedi di Kantor PT. Pancar Pilar Sejahtra, Seorang Perempuan Dibunuh dalam Pertemuan yang Berakhir Mengerikan

PEMBUNUHAN
Polres Morowali dari Polda Sulawesi Tengah telah menggelar konferensi pers guna memberikan informasi terkait penanganan kasus yang mengejutkan ini. (FOTO POLRES MOROWALI)

FOKUS RAKYAT.NET, MOROWALI – Masyarakat di Desa Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah dikejutkan dengan kasus pembunuhan yang terjadi di Kantor PT. Pancar Pilar Sejahtra (PPS).

Korban yang menjadi sasaran kejahatan ini adalah seorang perempuan berinisial AR (25), sedangkan pelaku memiliki inisial MJ (33).

Polres Morowali dari Polda Sulawesi Tengah telah menggelar konferensi pers guna memberikan informasi terkait penanganan kasus yang mengejutkan ini.

BACA JUGA : Kurang Tidur Meningkatkan Risiko Kebutaan dan Glaukoma, Penelitian Mengungkap Bahaya yang Terkait dengan Masalah Tidur

Kejadian tragis ini terjadi pada hari Sabtu, 13 Mei 2023, sekitar pukul 22.00 WITA. Pelaku, yang merupakan seorang driver mobil dum truk di PT. PPS, mengajak korban untuk bertemu di kantor perusahaan dengan maksud damai.

Namun, pertemuan yang seharusnya berlangsung dengan harmonis berakhir dengan aksi pembunuhan yang mengguncangkan seluruh warga sekitar.

Menurut informasi yang disampaikan oleh Kapolres Morowali, kronologis kejadian ini dimulai ketika pelaku datang ke kantor PT. PPS pada pagi hari untuk bertemu dengan korban dan mengambil sejumlah uang.

BACA JUGA : Kurang Tidur Meningkatkan Risiko Kebutaan dan Glaukoma, Penelitian Mengungkap Bahaya yang Terkait dengan Masalah Tidur

Namun, karena korban belum tiba, mereka sepakat untuk kembali bertemu pada pukul 09.00 WITA.

Korban akhirnya datang diantar oleh pacarnya dan setelah pacarnya pulang, mereka berdua tinggal sendirian di kantor perusahaan. Saat itulah situasinya berubah drastis.

Pelaku meminta uang kepada korban, namun sayangnya korban tidak membawa uang tunai. Oleh karena itu, korban memberikan kartu ATM dan meminta pelaku untuk menarik uang di mesin ATM.

Setelah menarik uang, pelaku mengembalikan kartu ATM kepada korban. Namun, dalam perbincangan mereka, terjadi perdebatan yang semakin memanas dan berujung pada tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban.

BACA JUGA : Hari Terakhir Daftar Bacaleg di KPU Tolitoli, 3 Parpol Ini Tereliminasi, Simak Infonya?

Dalam aksi kekerasan tersebut, pelaku memukul dan mendorong korban hingga terjatuh. Kemudian, pelaku mengikat tangan dan kaki korban menggunakan tali rapiah yang ada di kantor. Walaupun korban berusaha melawan, pelaku mengambil kantongan kain dan baju untuk menutupi wajah korban. Namun, korban tetap berteriak, dan hal itu membuat pelaku mengambil sebuah batu dan menghantam korban beberapa kali.

Benturan dengan batu tersebut menyebabkan korban mengalami luka parah dan mengalami kejang-kejang. Tanpa belas kasihan, pelaku meninggalkan korban yang terikat dan penuh luka dalam kondisi berdarah.

Kapolres Morowali juga menjelaskan bahwa motif di balik pembunuhan ini adalah ketidakpuasan pelaku terhadap korban.***

HPN HPN HPN HPN HPN HPN
Penulis: FR02Editor: ATAR
pasang iklan HPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!