KAPOLDA
Daerah  

Pria Hilang Setelah Terkam Buaya di Desa Karya Bersama

TERKAM BUAYA
Tanggap darurat langsung dilakukan oleh Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasangkayu dan Satuan Polairud Pasangkayu. (FOTO FB)

PASANGKAYU, FOKUS RAKYAT — Kecamatan Pasangkayu digegerkan dengan hilangnya seorang pria setelah terkam buaya di Desa Karya Bersama, Dusun Sulu.

Wahyu, seorang pria berusia 25 tahun yang tinggal bersama istri di dusun tersebut, menjadi korban dalam kejadian tragis ini.

Insiden mengerikan ini terjadi sekitar pukul 17.15 sore dini hari, Jumat kemarin, 19 Mei 2023.

Baca juga : Dugaan Pelanggaran Spek Proyek Pembangunan Masjid DPRD Sulteng, Pondasi Diduga Mengalami Retakan?

Dilansir dari Cyberpena.com, Seorang warga yang berada di lokasi kejadian membenarkan bahwa Wahyu benar-benar terkam buaya.

Kejadian ini terjadi ketika Wahyu dan istri sedang mencari penja di sekitar sungai Sulu.

Meski sebelumnya mendapat peringatan dari warga sekitar mengenai keberadaan buaya di sekitar sungai, Wahyu menghiraukannya dan tetap melanjutkan penjanya.

Baca juga : Mengonsumsi Buah dan Sayur Membantu Meningkatkan Kesehatan Tubuh dan Kebugaran Fisik

Saat berada di sungai, Wahyu tiba-tiba diserang oleh buaya. Sang istri berusaha keras untuk menyelamatkan suaminya dengan melakukan upaya baku tarik, namun sayangnya tidak berhasil.

Buaya tersebut lebih kuat dan berhasil menyeret Wahyu ke dalam air.

Tanggap darurat langsung dilakukan oleh Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasangkayu dan Satuan Polairud Pasangkayu.

Baca juga : Oknum Anggota DPRD Diamankan atas Dugaan Penggelapan Kendaraan

Mereka bergabung dengan warga setempat dalam melakukan pencarian terhadap Wahyu. Proses pencarian masih berlangsung hingga pukul 23.59 WITA.

Serangan buaya yang menelan korban ini dianggap sebagai ancaman serius bagi penduduk setempat. Kejadian ini menyebabkan kekhawatiran dan kepanikan di antara warga Desa Karya Bersama.

Pemerintah setempat juga memperhatikan pentingnya penegakan langkah-langkah keamanan di sekitar sungai Sulu. Upaya ini dilakukan untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.

Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan bahaya binatang liar dan pentingnya perlindungan diri saat beraktivitas di daerah dengan keberadaan binatang buas.

Kesadaran akan risiko tersebut diharapkan dapat meningkat, sehingga kejadian serupa dapat diminimalisir dan keselamatan masyarakat terjaga.***

HPN HPN HPN HPN HPN HPN
Penulis: FR01Editor: Firmansyah
pasang iklan HPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!