PKB Pertimbangkan Ahmad Ali dan Anwar Hafid Sebagai Calon Gubernur Sulteng

Ahmad Ali dan Anwar Hafid Sebagai Calon Gubernur Sulteng. (Foto IST)

FOKUSRAKYAT.NET – Ketua Desk Pilkada Serentak DPP PKB, Abdul Halim Iskandar, mengungkapkan bahwa Ahmad Ali dan Anwar Hafid masing-masing berpeluang diusung PKB sebagai bakal calon gubernur di Pilkada Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang akan digelar pada 27 November 2024.

“Memang dua-duanya potensial, kami harus hati-hati betul mengambil keputusan. Tunggu sebentar lagi,” tegas Abdul Halim Iskandar di Jakarta, seperti dikutip oleh Metrosulawesi.net pada Selasa (4/6/2024).

Ahmad Ali, Wakil Ketua Umum Partai NasDem, sebelumnya menjabat sebagai pelatih kepala di Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (AMIN) pada pemilihan presiden 2024 yang baru lalu. Saat ini, NasDem memiliki delapan kursi di DPRD Sulteng hasil Pemilu 2024.

Sementara itu, Anwar Hafid merupakan Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng dan Anggota DPR RI periode 2019-2024.

Ia juga bagian dari koalisi besar pemenangan Capres terpilih 2024 Prabowo – Gibran, dan terpilih kembali untuk periode 2024-2029 di DPR RI.

Demokrat kini memiliki delapan kursi di DPRD Sulteng, meningkat dari sebelumnya hanya empat kursi.

Ahmad Ali (AA), yang berpasangan dengan Abdul Karim Aljufri (AKA), telah mendapatkan rekomendasi dari Partai Gerindra sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur.

Ketua DPW Gerindra Sulteng, H. Longki Djanggola, sudah menegaskan dukungannya dan meminta kader Gerindra untuk memenangkan pasangan AA-AKA.

Di sisi lain, Anwar Hafid yang berpasangan dengan dr. Reny A. Lamadjido menggunakan tagline BERANI (Bersama Anwar – Reni).

Pasangan ini diusung oleh Partai Demokrat dan PBB.

Namun, koalisi Demokrat baru memiliki sembilan kursi, sehingga pasangan BERANI masih membutuhkan dua kursi lagi untuk mencapai syarat minimal 11 kursi guna mengusung pasangan calon gubernur 2024.

Reny A. Lamadjido adalah kader PKB.

Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah PKB akan mendukung Ahmad Ali, yang pernah menjadi mitra koalisi PKB dalam Pilpres dengan mengusung Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar, atau memilih mendukung kadernya sendiri.

“Apakah Ketua DPP PKB akan membalas jasa politik kepada Wakil Ketua Umum DPP NasDem yang telah berjuang bersama dalam Pilpres 14 Februari 2024 yang lalu?

Jawabannya berpulang kepada DPP PKB sendiri.

Publik hanya menunggu keputusan itu, ke mana PKB akan berlabuh dalam Pilgub Sulteng?” demikian pernyataan yang disampaikan oleh Abdul Halim Iskandar.

Keputusan akhir PKB dalam mengusung calon gubernur di Pilkada Sulteng 2024 ini akan menjadi penentu arah dukungan politik dan strategi partai dalam kontestasi politik yang semakin sengit.

error: Content is protected !!
Exit mobile version