FokusRakyat.net, Palu – Aksi penggerebekan yang dilakukan Tim Jaguar Polresta Palu terhadap jaringan pengedar narkoba di Kelurahan Kayumalue, Kecamatan Palu Utara, Selasa siang (29/6), sempat memanas. Seorang anggota kepolisian terluka akibat serangan massa saat operasi berlangsung, namun situasi kini telah kembali aman.
Kapolsek Palu Utara, Iptu Zulham, mengonfirmasi bahwa kondisi di lokasi kejadian telah terkendali. “Malam ini kondisi Kayumalue dipastikan telah kondusif dan seluruh aktivitas masyarakat setempat berjalan normal seperti biasa,” ujarnya kepada Fokus Rakyat Net, Selasa malam melalui sambungan telepon.
Dalam penggerebekan tersebut, aparat menargetkan sebuah rumah yang diduga kuat menjadi tempat penyimpanan dan distribusi narkotika jenis sabu.
BACA JUGA : Polda Sulteng Gagalkan Penyelundupan Sabu 30 Kg di Tolitoli, Tiga Kurir Dibekuk
BACA JUGA : Tak Kantongi Izin, Pabrik Pengolahan Oli Bekas Nekat Beroperasi di Parimo
Saat tim bergerak melakukan penyergapan, sekelompok warga yang diduga simpatisan pengedar mencoba menghalangi petugas dan melempari batu ke arah aparat.
Akibat aksi itu, Bripda Moh. Ridho Fadli menjadi korban.
Ia mengalami luka cukup serius di bagian rahang akibat lemparan batu, dan harus menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Palu.
Bripda Ridho mendapat lima jahitan di rahang kanan serta dua jahitan tambahan pada luka lainnya.
Meski sempat ricuh, aparat berhasil mengendalikan situasi dan mengamankan lokasi.
Pihak kepolisian juga telah menemui keluarga para terduga pelaku.
BACA JUGA : Motor Seorang PNS Hilang Diparkir Depan Kios, Pelaku Ditangkap Saat Potong Rambut
BACA JUGA : Emak-emak Bertetangga Berseteru Diduga Cinta Segitiga, Polisi Turun Tangan!
“Keluarga para terduga bandar sabu menyatakan sikap kooperatif dan menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada kepolisian,” terang Iptu Zulham.
Penggerebekan ini merupakan bagian dari upaya intensif Polresta Palu dalam memutus rantai peredaran narkoba di wilayah Sulawesi Tengah.
Pihak berwajib memastikan proses hukum akan terus berjalan sesuai prosedur, dan tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan narkotika.
