Palu – Di tengah banyaknya proyek besar yang digelontorkan pemerintah pusat ke Sulawesi Tengah, para pengusaha lokal merasa kerap dikesampingkan.
Padahal, triliunan rupiah anggaran infrastruktur telah mengalir ke daerah sejak bencana 2018 lalu.
Namun, mayoritas proyek besar tetap dikuasai oleh perusahaan luar, sementara pengusaha lokal hanya menjadi subkontraktor atau bahkan sekadar penonton.
Stres di Tempat Kerja Picu Merokok? Kenali Gejalanya dan Alternatif Mengatasinya
Menyikapi hal ini, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid-Reny Lamadjido, berkomitmen untuk memperjuangkan pemberdayaan pengusaha lokal.
“Kami akan berjuang agar pengusaha lokal diberi peran lebih besar di daerahnya sendiri, terutama untuk proyek-proyek nasional yang berada di Sulawesi Tengah.
Tingkatkan Kesadaran Risiko Bagi Kesehatan Mental di Lingkungan Kerja
Jika pengusaha lokal memenuhi persyaratan, mereka seharusnya diutamakan. Sebagai putra daerah, mereka tahu persis kondisi geografis dan kebutuhan setempat,” kata Anwar Hafid, yang pernah menjabat sebagai Bupati Morowali selama dua periode.
Menurut Anwar Hafid, pemerintah daerah juga perlu membantu pengusaha lokal agar dilibatkan dalam proyek yang dimenangkan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Bitcoin Dekati Level Enam Digit, Trader Bersiap Menghadapi Gelombang Baru
“Kami akan mendorong adanya kemitraan yang menguntungkan dan memastikan agar pengusaha lokal dilibatkan secara adil serta mendapatkan hak-haknya, termasuk pembayaran tepat waktu,” tambah Anwar.
Pemberdayaan pengusaha lokal ini mendapat sambutan positif dari Hj. Salma Rahman, salah satu pengusaha Sulteng.
Menurutnya, program yang diusung Anwar-Reny sangat sesuai dengan kebutuhan pengusaha lokal yang selama ini terpinggirkan.
“Kualitas kerja kami sama baiknya dengan perusahaan luar, dan kami paham kondisi lokasi. Kami senang akhirnya ada paslon yang memperjuangkan hal ini,” ujar Salma.
Senada dengan Salma, Hardi Yambas, Direktur Eksekutif Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulteng, mengungkapkan apresiasinya terhadap komitmen Anwar-Reny.
Ia berharap, jika terpilih, pasangan ini dapat mewujudkan pemberdayaan ekonomi lokal yang lebih inklusif.
“Selama ini kami seolah hanya menjadi penonton dalam proyek besar. Harapan kami ada di Anwar Hafid-Reny Lamadjido sebagai paslon yang memprioritaskan peran pengusaha lokal dalam pembangunan Sulteng,” tutup Hardi.
Dengan program ini, pasangan Anwar-Reny menjanjikan harapan baru bagi para pengusaha lokal agar memiliki peluang yang sama dalam pembangunan infrastruktur Sulawesi Tengah ke depan.
