TOJO UNA-UNA – Seorang gadis berusia 21 tahun bernama Ayuni tewas dimangsa buaya di Pulau Salaka, Desa Kavetan, Kabupaten Tojo Una-una.
Peristiwa naas itu terjadi saat korban berinisial A sedang mengambil air Wudhu untuk melaksanakan salat subuh.
Dari rilis yang diterima media ini tertulis bahwa korban saat itu berada di belakang rumahnya mengambil air Wudhu di kran yang berdekatan dengan laut.
Baca juga : Kasus Pencabulan Anak dibawah Umur, Oknum Guru Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Kepala Desa (Kades) Kavetan, Jemi Monoarfa mengungkapkan bahwa memang benar kejadian itu menimpa salah satu warganya.

“Tanpa korban ketahui tiba-tiba seekor buaya langsung menerkam korban, Posisi badan korban saat itu menyamping kiri dari arah laut sehingga lengan kiri dan leher korban luka akibat terkaman buaya tersebut,” ungkap Kepala Desa (Kades) Kavetan, Jemi Monoarfa saat dikonfirmasi.
Adik korban bernama Verawati sempat mengetahui sang kakak hendak mengambil air wudhu dan melihat korban sudah dimangsa buaya.
Baca juga : Kapolri Angkat Bicara Mengenai Kasus Dugaan Penistaan Agama di Pondok Pesantren Al-Zaytun
Saksi kemudian meminta pertolongan kepada masyarakat sekitar bahkan pencarian Ayuni dilakukan setelah Salat subuh.
Naas, korban diketemukan dalam keadaan terluka parah dan tidak bernyawa.
Baca juga ; Manfaat Minum Susu di Pagi Hari untuk Kesehatan
Korban mengalami gigitan buaya bagian tubuh sensitif di lengan dan leher. Pihak keamanan setempat langsung membawa korban ke rumahnya untuk di semayamkan.***



















