SIGI – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di Jalan Lasoso, Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (25/9/2026) sore.
Rumah milik Katjo alias Papa Sriadi (72) beserta seluruh isinya ludes dilalap api.
Kobaran api dengan cepat membesar setelah tertiup angin kencang dan merambat ke hampir seluruh bagian bangunan.
Mengetahui adanya kebakaran, personel Pamapta Polres Sigi dan Polsek Biromaru bersama warga langsung bergerak melakukan upaya pemadaman dan membantu mengamankan warga di sekitar lokasi.
Proses pemadaman kemudian mendapat dukungan dari Damkar Kabupaten Sigi, kendaraan pemadam TNI AD, serta Water Canon Brimob.
BACA JUGA : 111 Rumah Terdampak Banjir, Dua Titik Kebakaran Lahan Berhasil Dipadamkan
Berkat kerja sama seluruh unsur, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WITA.
Kapolres Sigi melalui Kasihumas Polres Sigi AKP Nuim Hayat, S.H., mengatakan personel kepolisian bersama unsur terkait bergerak cepat setelah menerima informasi mengenai kebakaran tersebut.
“Personel Polsek Biromaru dan Pamapta Polres Sigi bersama Damkar, TNI, Brimob serta warga langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa,” ujar AKP Nuim Hayat.
Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh petugas, kebakaran diduga bermula saat korban memasak air menggunakan kayu bakar di bagian belakang rumah sekitar pukul 15.00 WITA.
Meski aktivitas memasak telah selesai, diduga masih terdapat bara api yang kemudian kembali menyala.
Bara tersebut diduga menyambar tumpukan kayu kering yang berada di sekitar lokasi hingga api membesar dan melahap bangunan rumah.
Saat kebakaran terjadi, korban bersama anggota keluarganya berhasil menyelamatkan diri dan keluar dari rumah. Tidak ada korban jiwa maupun laporan warga mengalami luka dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, seluruh bangunan rumah beserta barang-barang di dalamnya mengalami kerusakan akibat kebakaran. Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.
Petugas kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penanganan dan pendataan terhadap dampak kebakaran tersebut.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menggunakan sumber api, khususnya api dari kayu bakar, serta memastikan bara benar-benar padam setelah selesai digunakan.(REDAKSI/ATR)






























