PALU, FOKUSRAKYAT.NET – Kapolda Sulteng, Irjen Agus Nugroho, dalam langkah tegasnya, telah mengambil keputusan terhadap 32 personel Polda Sulteng yang terbukti terlibat dalam pelanggaran serius dan berulang.
Hal ini diungkapkan melalui Surat Keputusan nomor Kep/7/IV/2024/Khirdin, tanggal 16 April 2024, yang menetapkan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari Dinas Polri bagi para pelanggar.
Menurut Kabidhumas Polda Sulteng, melalui Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari, “Tindakan tegas berupa PTDH dari dinas Polri dijatuhkan, karena mereka sudah tidak dapat lagi dilakukan pembinaan.”
Lebih lanjut, Kasubbid Penmas menjelaskan bahwa ada sejumlah pelanggaran etika Polri yang dilakukan oleh 32 personel tersebut.
“Pelanggaran kode etik Polri yang mereka lakukan juga cukup berat, sehingga pimpinan harus mengambil tindakan tegas,” ujarnya.
Pelanggaran yang dilakukan oleh para personel tersebut beragam, mulai dari kasus narkoba, desersi, pelanggaran disiplin berulang, hingga telah mendapatkan keputusan sidang disiplin atau kode etik sebanyak 3 kali atau lebih.
Berikut adalah rincian 32 personel yang diberhentikan dengan PTDH dari dinas Polri:
Ditsamapta Polda Sulteng: Brigadir AR dan Briptu AS.
Satbrimob Polda Sulteng: Bripka S dan Bharatu MR.
Yanma Polda Sulteng: Brigadir SB.
Polres Tolitoli: Bripka J dan Briptu IS.
Polres Bangkep: Briptu AF, Brigadir MW, Brigadir AA, Brigadir ERA, Briptu SU, Brigadir LFK, Brigadir SA, Brigadir
IR, Bripda MR, Bripda GLU.
Polres Sigi: Bripka JP, Bripka AK, Briptu AA.
Polres Buol: Bripka EPB, Briptu JB, Biptu VN, Bripka AR, Briptu ASP.
Polres Poso: Bripka AA, Brigadir FF, Briptu MR.
Polres Parimo: Brigadir NA dan Bripda GS.
Polres Donggala: Bripka R.
Polresta Palu: Bripka SS.
“Tindakan tegas berupa PTDH dari dinas Polri ini sekaligus sebagai peringatan kepada seluruh anggota Polda Sulteng untuk tidak melakukan pelanggaran disiplin, kode etik, dan tindak pidana umum yang sudah barang tentu akan merugikan diri sendiri dan institusi Polri,” tambah Kasubbid Penmas.

































