Berita  

BPJN Sulteng Diminta Memasang Tiang Pengaman Dibibir Jurang Ruas Kebun Kopi

PENGENDARA
Sejumlah pengendara yang sempat singgah saat menyaksikan di tempat jatuhnya Bus Rappan Marannu.

PARIMO, FOKUS RAKYAT – Sejumlah pengendara yang melintas di poros ruas jalan nasional Trans Sulawesi Palu – Parigi, tepatnya di wilayah ruas Kebun Kopi dan Toboli, mengeluhkan tidak adanya tiang pengaman dibibir jurang tersebut.

Keluhan ini, diungkapkan para sejumlah pengendara yang sempat singgah saat menyaksikan di tempat jatuhnya Bus Rappan Marannu.

Dimana peristiwa naas mengakibatkan Bus itu terjun bebas ke dasar jurang dan dikabarkan 3 orang penumpang meninggal dunia.

Pengendara mengeluhkan tidak adanya tiang pengaman dibibir jurang ruas Kebun Kopi. Mereka meminta pemerintah melalui Kementerian PUPR dan BPJN Sulteng agar memasang tiang pengaman, sehingga musibah yang serupa tidak terulang lagi.

Reski, salah seorang pengendara sempat singgah menyaksikan kejadian Bus jatuh ke jurang itu, mengatakan posisi jalan yang kecil menikung sangat berpotensi terjadinya kecelakaan di ruas jalan Poros Palu – Parigi.

BACA SELENGKAPNYA : Pengamanan Arus Mudik-Balik Lebaran, Kapolri Sampaikan Ucapkan Terima Kasih ke Jajaran

“Sementara arus mudik dan balik lebaran, sehingga kendaraan yang melintas di ruas jalan Poros Palu – Parigi, semakin padat,” ungkapnya kepada wartawan media ini.

Dia berharap, dengan adanya tiang pengaman meminimalisir jatuhnya kendaraan ke jurang, jika tiang pengaman dipasang di area jalan Poros Palu – Parigi.

BACA SELENGKAPNYA : Kejati Sulteng Fokus Pada 7 Arah Kebijakan Prioritas Nasional

Dia mengatakan bukan hanya sekali ini kendaraan jatuh di tempat ini, sebelumnya sudah ada terjadi kecelakaan antara kendaraan truk dan motor.

BACA SELENGKAPNYA : Polemik dari Keluarga Syarifah Sida Al-Jufri, Soal Akta Yayasan Alkhairaat

“Kami meminta pemerintah melalui Kementerian PUPR dan BPJN Sulteng agar memasang tiang pengaman disini, sehingga musibah yang serupa tidak terulang lagi,” tegasnya, Kamis, 4 Mei 2023.

SIDIK

Editor: FIRMANSYAH
error: Content is protected !!
Exit mobile version