Aparat Desa Ogomolos Salurkan Bantuan Awal Pada Warganya Yang Rumahnya Dilalap Sijago Merah

PARIGI MOUTONG — Musibah kebakaran yang melanda rumah Bapak Sukuna di Dusun II Desa Ogomolos, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong, pada Jumat malam (11/9/2026) lalu tak menyisakan keputusasaan. Justru sebaliknya, peristiwa itu membangkitkan semangat kebersamaan dan kepedulian yang luar biasa di kalangan warga maupun pemerintah desa. Dalam waktu singkat, aparat desa bersama masyarakat bergerak cepat menggalang bantuan demi meringankan beban keluarga korban dan mewujudkan harapan agar tempat bernaung tersebut segera berdiri kembali.

Kepala Desa Ogomolos, Muhammad Nuryanto, memberikan keterangan lengkap kepada awak media saat dikonfirmasi pada Senin, 14 September 2026. Dengan nada tulus dan penuh harap, ia memaparkan langkah-langkah nyata yang telah ditempuh pihaknya pascakebakaran, serta harapan agar bantuan terus mengalir demi percepatan pembangunan kembali rumah milik warganya tersebut.

“Total donasi sementara terkumpul dan kami salurkan tadi sementara Rp6.110.000, dan akan berlanjut dengan penggalangan dana. Untuk sementara baru dari BPBD yang datang ke lokasi. Dinas Sosial sudah saya kirimkan datanya, namun belum ada bantuannya. Saya masih menunggu bantuan masuk dari para relawan dari Tinombala dan relawan Mbak Nanak. Kalau sudah terkumpul, saya langsung bangunkan kembali rumah Om Sukuna,” ungkap Muhammad Nuryanto tegas kepada awak media.

Dana sebesar Rp6.110.000 yang telah diserahkan merupakan hasil kumpulan sumbangan sukarela dari aparat desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Ogomolos yang tergerak hatinya melihat musibah yang menimpa tetangganya. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian nyata di tengah suasana yang masih berduka. Namun, Kepala Desa menyadari bahwa angka tersebut belumlah mencukupi untuk membangun kembali rumah yang habis dilalap api dengan kerugian ditaksir mencapai Rp70 juta. Oleh karena itu, pintu penggalangan dana tetap terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin berbagi kebaikan.

Pihak desa juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait di antaranya BPBD dan Dinas Sosial. Data lengkap mengenai kejadian serta identitas korban telah dikirimkan guna memperoleh bantuan resmi. Hingga saat ini, tim BPBD sudah turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan, namun bantuan yang diharapkan belum kunjung tiba. Melihat hal tersebut, Muhammad Nuryanto tidak tinggal menunggu, melainkan terus bergerak menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk para relawan dari Tinombala dan relawan Mbak Nanak yang telah menyatakan kesediaannya untuk membantu.

Janji untuk segera membangun kembali rumah Bapak Sukuna menjadi prioritas utama yang dipegang teguh oleh Kepala Desa Muhammad Nuryanto. Baginya, setiap warga desa adalah tanggung jawab bersama, dan kehilangan tempat tinggal adalah hal yang harus segera diselesaikan agar keluarga korban tidak semakin menderita. Semangat gotong royong yang tumbuh di tengah musibah ini diyakini menjadi fondasi terkuat untuk mewujudkan hal tersebut.

“Kami tidak akan membiarkan warga kami berada dalam kesulitan sendirian. Selama saya dipercaya memimpin desa ini, kebahagiaan dan keselamatan warga adalah yang utama. Kalau dana dari berbagai pihak sudah terkumpul, insyaallah pembangunan rumah Om Sukuna akan segera dimulai. Kami pastikan beliau dan keluarganya segera memiliki tempat bernaung kembali,” tegas Nuryanto.

Lanjut ia juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga, donatur, relawan, maupun pihak lain yang telah mendedikasikan bantuan dan dukungannya. Ia berharap semangat kepedulian ini terus terjaga, bukan hanya saat ada musibah, melainkan menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat Desa Ogomolos. Pihaknya juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja yang ingin menyampaikan bantuan, baik berupa uang maupun bahan bangunan guna mempercepat proses pembangunan kembali rumah korban.

Musibah memang datang tanpa diduga, menghanguskan bangunan dan harta benda dalam sekejap mata. Namun, semangat persaudaraan, kepedulian, dan gotong royong yang ditunjukkan warga Desa Ogomolos membuktikan bahwa ada hal-hal yang tak bisa dilalap api — yaitu kasih sayang sesama manusia dan tekad untuk saling mengangkat satu sama lain. Dengan kepemimpinan Muhammad Nuryanto yang sigap serta dukungan dari berbagai pihak, rumah Om Sukuna diharapkan segera kembali berdiri, bahkan lebih kokoh dari sebelumnya, sebagai simbol bahwa di Ogomolos, satu jatuh semua menopang.

 

(Penulis:Suhirman S.Pd)

error: Content is protected !!
Exit mobile version