SIGI, FOKUS RAKYAT – Sebuah video viral menghebohkan warga Sigi, Kabupaten Sigi, ketika seorang pria diamankan oleh pihak kepolisian setelah menganiaya dan melukai seorang pengguna jalan dalam insiden cekcok yang tragis. Video tersebut menampilkan momen mengerikan saat pria tersebut berdiri di atas atap seng warga dengan parang terhunus.
Peristiwa menegangkan ini terjadi pada Senin pagi sekitar pukul 10.00 WITA di Desa Tinggede, Kecamatan Marawola. Berdasarkan keterangan kepolisian, pelaku yang berinisial L (33) terlibat dalam pertengkaran sengit dengan istrinya, yang berujung pada keluarnya pelaku dari rumah dengan membawa parang secara emosional.
Dalam aksi yang sangat mengkhawatirkan, pelaku secara acak menghadang pengendara motor yang melintas di jalan tersebut. Meskipun satu pengendara berhasil menghindar, namun pengendara yang dibonceng tidak begitu beruntung. Ia berhasil menangkap parang yang diayunkan pelaku, tetapi harus menderita luka serius di telapak tangannya.
Korban, yang diketahui bernama Riswanto, segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Anutapura untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan. Sementara itu, warga dan polisi segera melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri.
Dalam upaya penangkapan yang penuh dramatis, pelaku terpojok di atas atap seng rumah warga. Dalam situasi yang semakin tegang, pelaku nekat melompat dari ketinggian tersebut, namun berhasil diamankan oleh petugas yang sudah menunggu di bawah.
Pada pemeriksaan awal, polisi menemukan bahwa pelaku merupakan seorang residivis yang baru saja keluar dari penjara atas kasus pencurian. Kejadian ini meningkatkan keprihatinan akan masalah kekerasan domestik dan menyoroti pentingnya penanganan rehabilitasi bagi mantan narapidana.
Baca juga : DPRD Donggala dan Maros Bersinergi Lawan Stunting, Prioritas Kesehatan dan Pendidikan Anak
Peristiwa ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga ketenangan dalam menghadapi konflik dan menghindari kekerasan sebagai cara menyelesaikan masalah. Pihak berwenang terus melakukan penyelidikan untuk memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat dalam insiden ini.***
