KAPOLDA

Tak ada Teror Bom Selama Libur Nataru, Keberhasilan Polri Mendapat Apresiasi

bom
Peneliti senior dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Profesor Hermawan Sulistyo, memberikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri). (Dok. Humas)

Jakarta, Fokusrakyat.net – Peneliti senior dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Profesor Hermawan Sulistyo, memberikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas kinerja luar biasa mereka selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

Hermawan mengapresiasi Polri khususnya untuk keberhasilannya dalam mengamankan libur tersebut, dengan berhasil mencegah potensi insiden teror bom yang selama ini menjadi ancaman serius.

Dalam wawancara pada Jumat (5/1), Hermawan menyatakan keamanan yang terjaga dengan baik selama libur Nataru.

Ia menilai keberhasilan Polri terlihat dari ketiadaan insiden bom, yang merupakan indikator positif dari upaya pengawasan yang dilakukan oleh institusi kepolisian.

“Aman-aman aja kan. Yang paling ekstrim kalau pengawasan libur Nataru itu ada bom atau tidak. Ukuran saya itu. Tapi kan tidak ada bom,” ujar Hermawan.

Menurut Hermawan, mencegah insiden bom merupakan tugas yang sangat sulit, karena memerlukan deteksi dini yang akurat.

Ia mengapresiasi kemampuan prediktif Polri dalam mengantisipasi potensi ancaman bom sebelumnya, yang sesuai dengan tagline Polri, yaitu POLRI PRESISI, yang menekankan pada kemampuan prediksi sebagai prioritas utama.

“Mencegah bom itu jauh lebih sulit daripada menangkap pelakunya karena harus ada deteksi dini, deteksi awal untuk supaya tidak sampai meletus terjadi. Karena udah bisa dideteksi sebelumnya, saya kira keberhasilan Polri di situ,” tuturnya.

Hermawan juga menyoroti tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, yang diakui sebagai salah satu faktor kesuksesan Polri. Namun, ia juga menyayangkan gangguan dari dinamika politik yang terkadang menciptakan ketegangan.

Hermawan mengungkapkan bahwa salah satu faktor penting adalah kepemimpinan Kapolri yang tenang dan tidak memprovokasi situasi yang sudah panas.

“Kalau kita lihat survei-survei tingkat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, itu tinggi, bahkan di seluruh dunia kita yang paling tinggi. Cuma kan keganggu aja dengan hiruk-pikuk politik ini,” ungkap Hermawan.

“Selain itu sih bagus lah. Mungkin karena Kapolrinya juga orangnya kan cool, nggak banyak komentar, nggak bikin hiruk-pikuk tambah panas,” tambahnya.

Dengan prestasi ini, Polri mendapatkan pengakuan dan apresiasi yang positif dari pihak BRIN, memperkuat citra mereka dalam menjaga keamanan dan kepercayaan masyarakat selama masa libur Nataru.

HPN HPN HPN HPN HPN HPN
pasang iklan HPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!