PALU, FOKUS RAKYAT.NET — Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng), melalui Tim Penerangan Hukum, kembali melaksanakan Jaksa Masuk Sekolah (JMS), di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nusantara, Kota Palu, Rabu, 10 Mei 2023.
Tim Penkum Kejati Sulteng kali ini, melakukan Sosialisasi tentang bahaya Radikalisme dan Terorisme ditingkat pelajar Sekolah Menengah Atas/Kejuruan.
Sambutan hangat serta terima kasih, dari pihak sekolah atas kegiatan yang dilaksanakan tersebut, atas kesediaan pihak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah karena telah memilih SMK Nusantara sebagai Sekolah yang menjadi tujuan sosialisasi.
BACA JUGA : HUT ke-72 Persaja, Kejari Tolitoli Bakti Sosial Berkunjung ke Panti Asuhan Bagi Sembako
Pada Kesempatan tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum), Mohammad Ronald, S.H., M.H mengatakan, selain memberikan edukasi tentang bahaya paham Radikalisme dan Terorisme pihaknya juga memaparkan materi seputar tugas dan fungsi Kejaksaan.
BACA JUGA : Kapolri dan Panglima TNI Pastikan Kesiapan Personel Jelang KTT ASEAN
“Hal ini bertujuan agar pihak sekolah, para tenaga didik dan siswa dapat mengetahui tugas, fungsi dan kewenangan kejaksaan serta memahami hukum dan akibat menyalahi undang-undang,” ungkap Ronal, pria yang akrab dengan sejumlah wartawan di Forum Wartawan (Forwat) Kejati Sulteng itu.
BACA JUGA : Kalasi Siap Hadapi Laporan Pencemaran Nama Baik, Terkait Dugaan Korupsi Proyek Poso
Pria murah senyum itu, menambahkan, selanjutnya yang tak kalah penting dalam Jaksa Masuk Sekolah (JMS) kali ini adalah masyarakat terutama generasi muda khususnya ditingkat pelajar di Sulawesi Tengah tidak mudah terpapar paham-paham radikal dan terorisme.
BACA JUGA : Peti di Pegunungan Tagena Diduga Beroperasi Lagi Pakai Alat Berat
(*/Atar)




















