FOKUS RAKYAT.NET – Kepolisian mengungkap bahwa pemeriksaan terhadap pihak Injourney di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) telah dilakukan terkait dengan kasus ancaman bom yang ditujukan kepada Maskapai Saudi Airlines.
Kapolres Bandara Soetta Kombes Pol. Ronald Sipayung menyatakan bahwa pihaknya telah meminta keterangan dari petugas piket yang menerima laporan pertama terkait dugaan ancaman tersebut.
Petugas yang dimaksud berasal dari layanan pelanggan (customer service) Injourney, pengelola utama bandara tersebut.
BACA JUGA : Polisi Ungkap Peredaran Pupuk Palsu, Ribuan Karung Diamankan
“Injourneynya. Kan ini juga kalau kita… apa namanya ya, petugas piket lah ya yang waktu itu nerima. Jadi itu yang kita wawancarai,” ujar Ronald kepada awak media pada Rabu (18/6/2025).
Ronald menyebutkan bahwa pemeriksaan terhadap petugas tersebut masih akan terus didalami guna mengumpulkan informasi penting yang berkaitan dengan sumber dan jalur masuknya ancaman. Di sisi lain, penyelidikan serupa juga tengah berlangsung di Polda Sumatera Utara.
BACA JUGA : Sulawesi Diproyeksikan Jadi Episentrum Pertumbuhan Nasional, AHY dan Anwar Hafid Kompak
“Nanti lebih pastinya kita tunggu juga sama yang Polda Sumut karena kan di sana juga diperiksa,” lanjutnya.
Hingga kini, belum ada kesimpulan final terkait motif dan pelaku di balik ancaman bom tersebut. Namun, polisi memastikan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi antara wilayah Bandara Soetta dan Polda Sumut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing spekulasi, sambil menunggu hasil resmi dari pemeriksaan gabungan.





















