Pentingnya Gaya Hidup Sehat, Hindari Penyebab Tekanan Darah Melonjak di Pagi Hari

sarapan pagi
Ilustrasi sarapan pagi. (Foto Pexels)

Fokus Rakyat — Pada tahap kehidupan yang lebih matang, kesehatan tubuh memainkan peran yang semakin penting. Memasuki usia tua, menjaga gaya hidup yang sehat menjadi kunci untuk mempertahankan kesehatan dan kesejahteraan.

Aktivitas pagi hari ternyata memiliki dampak signifikan pada kesehatan tubuh, termasuk fungsi metabolisme, kesehatan otak, dan tekanan darah.

Salah satu masalah serius yang sering dihadapi oleh orang dewasa usia 60 tahun ke atas adalah tekanan darah tinggi. Konsekuensi dari tekanan darah yang tidak terkontrol dapat membahayakan organ-organ tubuh dan mengancam keselamatan seseorang.

Baca juga : Kejahatan Seksual Anak dibawah Umur di Parimo Ditangani Polda Sulteng secara Profesional, Mengejutkan Pandangan AMPK Menimbulkan Kontroversi

Dr. Ramit Singh Sambyal, seorang ahli kesehatan, mengungkapkan dua kebiasaan buruk di pagi hari yang dapat memicu tekanan darah tinggi. Pertama, melewatkan sarapan. Banyak orang yang terburu-buru atau sengaja mengabaikan sarapan untuk mengurangi asupan kalori harian. Namun, kebiasaan buruk ini dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk peningkatan berat badan dan tekanan darah yang tinggi.

Dr. Ramit menjelaskan bahwa tubuh yang tidak mendapatkan makanan yang cukup dan seimbang di pagi hari akan masuk ke dalam mode lapar, yang pada gilirannya dapat meningkatkan tekanan darah secara signifikan. Lebih lanjut, konsumsi makanan tinggi gula juga memiliki dampak yang serupa, karena gula dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah secara drastis.

Oleh karena itu, disarankan untuk menyisihkan waktu dalam rutinitas pagi untuk menikmati sarapan yang mengandung protein dan karbohidrat kompleks yang seimbang. Misalnya, roti gandum dengan greek yogurt rendah lemak dan buah-buahan segar. Kombinasi ini tidak hanya memberikan energi yang tahan lama sepanjang hari, tetapi juga membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

Baca juga : Polda Sulteng Gagalkan Praktik Prostitusi Online di Palu, Terbongkar Segini Tarifnya Sekali Berkencan

Selain itu, minum terlalu banyak kafein juga dapat berdampak buruk pada tekanan darah, terutama pada usia di atas 60 tahun. Meskipun kafein dapat memberikan manfaat kesehatan tertentu, mengonsumsinya secara berlebihan dapat meningkatkan risiko peningkatan tekanan darah dan bahkan menyebabkan kerusakan permanen pada sistem kardiovaskular.

Maka dari itu, bijaklah dalam mengonsumsi minuman berkafein di pagi hari. Dr. Ramit menyarankan untuk tidak menjadikan minuman berkafein sebagai minuman pertama di pagi hari. Sebagai gantinya, pilihlah minuman tidak berkafein seperti air lemon segar atau teh herbal. Minuman-minuman ini tidak hanya memberikan efek menyegarkan, tetapi juga memiliki sedikit atau tidak mengandung kafein sehingga tidak meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

Baca juga : Polisi Amankan Cap Tikus di Perumahan BTN Kartika Marawola, Begini Tanggapan Tegas Kanit Reskrim

Dalam rangka mempertahankan kesehatan tubuh di usia tua, penting untuk mengadopsi gaya hidup sehat dan mengambil langkah-langkah yang tepat dalam menjalani rutinitas pagi. Dengan menjaga kebiasaan makan yang sehat dan membatasi konsumsi kafein, kita dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dan melindungi kesehatan tubuh kita seiring bertambahnya usia.

Dikutip dari She Finds, dan Tribratanews, Selasa, 6 Juni 2023, dr. Ramit Singh Sambyal mengungkap dua kebiasaan buruk di pagi hari yang paling sering dilakukan yang dapat memicu tekanan darah tinggi.

1. Skip Sarapan

Banyak orang yang memiliki kesibukan di pagi hari yang membuat mereka kerap melupakan sarapan. Bahkan, banyak juga yang secara sengaja melewatkan sarapan untuk mengurangi asupan kalori harian. Nyatanya, kebiasaan buruk ini bisa mengarah pada sejumlah risiko gangguan kesehatan, termasuk peningkatan berat badan.

“Tidak makan dengan benar dan tidak makan makanan seimbang di pagi hari bisa membuat tubuh masuk ke dalam mode lapar yang bisa meningkatkan tekanan darah secara signifikan,” jelas dr Ramit.

“Mengonsumsi sesuatu yang tinggi gula juga sama buruknya dengan tidak mengonsumsi apapun karena tetap bisa memicu kenaikan tekanan darah yang drastis,” lanjutnya.

Dibanding tidak sarapan, dr Ramit menganjurkan untuk menyisihkan waktu untuk mengonsumsi sarapan dengan kandungan protein dan karbohidrat kompleks yang seimbang. Misal, roti gandum dengan greek yogurt rendah lemak dan buah-buahan.

“Kombinasi ini akan memberikan energi yang tahan lama sepanjang hari sekaligus menjaga tekanan darah tetap stabil,” ungkapnya.

2. Minum Terlalu Banyak Kafein

Banyak orang yang terbiasa memulai harinya dengan secangkir kopi atau bahkan lebih. Meski memiliki manfaat untuk kesehatan, mengonsumsi terlalu banyak kopi bisa berdampak buruk bagi kesehatan, terutama berdampak pada peningkatan tekanan darah.

“Mengonsumsi kafein di pagi hari bisa terlihat seperti cara yang baik untuk memulai hari, namun untuk orang berusia 60 tahun ke atas, hal tersebut bisa berbahaya,” imbaunya.

“Kafein diketahui bisa meningkatkan tekanan darah dan seiring berjalannya waktu bisa menyebabkan kerusakan permanen terhadap sistem kardiovaskular,” sambungnya.

Atas dasar tersebut, ada baiknya untuk membatasi konsumsi minuman berkafein di pagi hari. dr Ramit menganjurkan untuk tidak menjadikan minuman berkafein sebagai minuman pertama di pagi hari.

“Saya menganjurkan untuk menghindari mengonsumsi kafein sebagai hal pertama di pagi hari dan mengonsumsi minuman tidak berkafein dulu, seperti air lemon atau teh herbal. Minuman-minuman ini tidak atau hanya sedikit mengandung kafein dan tidak memiliki risiko meningkatkan tekanan darah,” pungkasnya.***

Penulis: FR02Editor: ATARISYAH AZHAR
error: Content is protected !!
Exit mobile version