SIGI – Semangat kebersamaan dan gotong royong mewarnai kegiatan pembagian bantuan sosial berupa beras dan minyak kelapa yang digelar Pemerintah Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. Kegiatan penyaluran bantuan tersebut berlangsung di halaman Balai Desa Lembantongoa pada Senin, 08 Juni 2026.
Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian untuk meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat, sekaligus menjadi bukti nyata perhatian terhadap kesejahteraan warga. Kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat, serta menumbuhkan rasa kebersamaan yang semakin kuat.
Pada saat pembagian berlangsung, muncul pertanyaan dari salah seorang warga Dusun 5. Ia menanyakan mengapa namanya tidak tercantum dalam daftar penerima bantuan.
“Saya dibantu teman-teman perangkat desa melakukan pengecekan data secara langsung untuk mengetahui apa yang menyebabkan nama beliau tidak terdaftar. Setelah diperiksa, ternyata yang bersangkutan masuk dalam kriteria data 6–10, sehingga belum tercatat sebagai penerima saat itu. Oleh karena itu, saya perintahkan kepada salah satu staf untuk selanjutnya melakukan perbaikan dan pemutakhiran data kembali, agar warga yang memang masih layak mendapatkan bantuan dapat terakomodir dengan baik,” jelas Kepala Desa.
Di akhir arahannya saat apel pada hari Senin yang bertepatan dengan hari penyaluran bantuan, Kepala Desa juga menyampaikan pesan kepada seluruh jajaran:
“Saya mengajak kepada seluruh aparat desa untuk bekerja secara maksimal dalam memberikan pelayanan sebagai abdi masyarakat. Sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa dan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan banyak bantuan, mari kita patuhi kewajiban dengan membayar pajak tepat waktu. Selain itu, mari kita dukung dan sukseskan seluruh program yang digagas oleh Bapak Bupati dan Wakil Bupati Sigi, Pakagali Pakagaya Ngata.”
Dikonfirmasi awak media pada Kamis, 11 Juni 2026, Kepala Desa Lembantongoa menegaskan komitmen pelayanan dan keterbukaan pemerintah desa.
“Kami sangat bersyukur kegiatan pembagian bantuan pada tanggal 8 Juni lalu dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan dari semua pihak. Bantuan ini kami salurkan agar dapat sedikit meringankan beban warga. Namun kami sadari, pendataan yang dilakukan masih mungkin ada kekurangan. Oleh karena itu, saya menghimbau dengan hormat kepada seluruh masyarakat: jika mengetahui masih ada tetangga atau warga di sekitar yang seharusnya berhak menerima bantuan namun belum tercatat dalam daftar, segera sampaikan informasinya kepada perangkat desa, ketua RT, atau ketua RW setempat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan sikap keterbukaannya dalam menerima masukan dari semua pihak serta pesan penting bagi seluruh warga:
“Saya orang yang sangat terbuka dan siap menerima kritikan dari masyarakat maupun seluruh elemen yang ada di desa ini. Tetapi tentunya ketika kita memberikan kritik, tolong bantu saya dengan solusi agar kami bisa bekerja lebih maksimal untuk kemajuan desa kita bersama.
Marilah kita semua bijak dalam menerima informasi, jangan sampai kita terpecah-belah ketika mendengar isu-isu yang tidak bertanggung jawab.”
Ia menambahkan, pintu komunikasi dan pendataan tambahan masih terbuka lebar. “Mari kita jadikan ini sebagai pengingat untuk saling peduli dan tolong-menolong antar sesama. Setiap informasi yang disampaikan akan kami verifikasi dengan teliti agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan tidak ada yang terlewatkan. Kami juga menghimbau agar bantuan yang telah diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga, serta tetap menjaga ketertiban dan kekompakan sebagai warga Desa Lembantongoa. Semoga kebersamaan ini membawa manfaat dan berkah bagi kita semua,” tambahnya.
Warga menyambut baik seluruh arahan dan himbauan yang disampaikan, serta berkomitmen untuk turut melengkapi data penerima manfaat, menjaga kerukunan, dan mendukung pembangunan desa bersama.
