TOLITOLI, FOKUS RAKYAT.NET — Komando Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VIII Manado, Laksamana Pertama TNI, Nouldy J.Tangka, S.A.P.,CHRMP di dampingi ketua Korcab VII Daerah Jalasenastri Armada Timur, Ny.Herny Nouldy J.Tangka, melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di lanal tolitoli, yang diawali laporan komandan Danlanal Tolitoli Letkol Laut ( P ) Suharto,SE.,M.Tr.Opsla.
Danlantamal VIII Laksamana pertama TNI, Nouldy pada kunker kali ini di dampingi Asisten perencanaan, Asisten Logistik, Asisten Oprasi dan personil untuk mengetahui seberapa banyak kendala yang ada di sini.
Lanjut, Danlantamal VIII laksamana Pertama Nouldy saat di konfirmasi di sela – sela meninjau pelaksanaan UMKM di Lanal Tolitoli mengatakan, Kunker kali ini merupakan kunjungan perdana ke lanal Tolitoli, yang merupakan salah satu bagian kerja di bawah lantamal VIII, dimana lantamal membawahi empat lanal, diantaranya, lanal melongoani di Talaud, lanal Tahuna di sangihe, lanal Gorontalo dan yang terakhir adalah lanal Tolitoli,” Ungkap Danlantamal VIII dihadapan media, Rabu ( 10/5/2023 ).
BACA JUGA : Putra Daerah Luwu yang Disiplin dan Bersahaja
BACA JUGA : Program Kejati Sulteng, Jaksa Masuk Sekolah Sosialisasi Bahaya Radikalisme Ditingkat Pelajar
Dijelaskan Danlantamal, mengenai kedatangan ke lanal Tolitoli mencari masalah ,membeli masalah atau mencari apa saja yang menjadi kendala di lanal tolitoli dan ternyata cukup banyak masalah, dan sebagai pimpinan saya akan mencari trobosoping, untuk memecahkan masalah sehingga lanal tolitoli bisa berdampak di wilayah tolitoli itu sendiri,” Paparnya.
BACA JUGA ; HUT ke-72 Persaja, Kejari Tolitoli Bakti Sosial Berkunjung ke Panti Asuhan Bagi Sembako
BACA JUGA : Kapolri dan Panglima TNI Pastikan Kesiapan Personel Jelang KTT ASEAN
Ditanya terkait kendala yang ditemukan di lanal tolitoli, yaitu kendala yang utama jumlah personil dan itu sudah menjadi masalah umum di angkatan laut, dan semua kendala saya akan jadikan peluang, kekurangan personil dan kekurangan infrastruktur bukan hal yang siknifikan yang tidak bisa kita selesaikan, yang sangat penting saat ini wilayah laut tolitoli menjadi aman sehingga apa bila keaman laut sudah terjaga itu akan berdampak masuknya investor dari luar daerah propinsi atau investor dari luar negeri.
(*/Sahar Lesmana)




















