Kebakaran Kantor Desa Siweli Diduga Disengaja, Polisi Temukan Bekas Cungkilan Jendela

SIWELI
Breaking News Unit Ident Satreskrim Polres Donggala temukan Bekas Cungkilan saat Olah TKP. FOTO : DOK. TIM HUMAS POLRES DONGGALA/TRIBRATANEWS POLDA SULTENG.

SIWELI — Peristiwa kebakaran mengejutkan terjadi di Kantor Desa Siweli, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, pada Kamis (2/4/2026) dini hari sekitar pukul 02.03 WITA. Insiden di Desa Siweli ini langsung memicu kepanikan warga sekitar.

Kebakaran pertama kali dilaporkan oleh MN alias Papa Arul, warga Dusun II yang tinggal tepat di samping kantor desa.

Laporan tersebut diterima oleh piket Mako Polsek Balaesang dan langsung ditindaklanjuti.

Kapolsek Balaesang, Iptu Ramto, menjelaskan bahwa Regu II piket segera bergerak ke lokasi kejadian.

Setibanya di tempat, petugas bersama warga langsung mendobrak pintu depan kantor desa dan melakukan pemadaman secara manual.

Api yang dengan cepat menjalar hingga ke bagian plafon sempat membakar sejumlah fasilitas penting seperti kursi, meja, dan lemari.

Berkat upaya cepat petugas dan warga, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.25 WITA.

Akibat kejadian tersebut, sekitar 35 persen bagian dalam bangunan Kantor Desa Siweli mengalami kerusakan.

Sejumlah ruangan penting ikut terdampak, mulai dari ruang Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kaur Pemerintahan, staf, hingga ruang pelayanan masyarakat.

Dilansir dari Tribratanews Polda Sulteng, portal resmi Polri, Jumat, 3 April 2026.

Menindaklanjuti kejadian ini, Polres Donggala melalui Unit Identifikasi Satreskrim langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tim dipimpin oleh Bripka Guntur bersama personel lainnya.

Dari hasil penyelidikan awal, ditemukan sejumlah fakta yang mengarah pada dugaan kuat adanya unsur kesengajaan.

Polisi menemukan bekas cungkilan pada jendela ruang Kepala Seksi Pemerintahan dan ruang Sekretaris Desa yang diduga dilakukan menggunakan benda keras.

Selain itu, di dalam ruangan juga ditemukan sisa pembakaran kursi plastik serta abu berkas yang tersebar di berbagai sudut ruangan.

Temuan lain menunjukkan adanya beberapa titik api di lokasi berbeda, yang semakin menguatkan dugaan bahwa kebakaran bukan terjadi secara alami.

“Berdasarkan hasil olah TKP, ditemukan beberapa titik api di setiap ruangan serta kerusakan pada akses masuk. Hal ini mengindikasikan kuat adanya unsur kesengajaan,” ungkap Bripka Guntur dikutip dari Tribratanews Polda Sulteng.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku dan motif di balik pembakaran tersebut.

Sejumlah barang bukti juga telah diamankan guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian, mengingat bangunan yang terbakar merupakan fasilitas pelayanan publik yang sangat vital bagi masyarakat Desa Siweli. LAPORAN : ARLIN/REDAKSI

error: Content is protected !!
Exit mobile version