KAPOLDA
Berita  

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Donggala Mendorong Kemajuan Kebudayaan Daerah, Begini Tanggapan Kadis Kasmudin

dinas pendidikan donggala
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Donggala telah melaksanakan sosialisasi peraturan kebudayaan. (Foto Jabir)

Donggala, Fokus Rakyat — Dalam upaya untuk memajukan kebudayaan di wilayahnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Donggala telah melaksanakan sosialisasi peraturan kebudayaan.

Sosialisasi ini bertujuan untuk merealisasikan kemajuan kebudayaan melalui perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan serta pembinaan dan potensi budaya yang ada di Kabupaten Donggala. Acara ini dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 5 Juni 2023.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Donggala, Kasmudin, menyampaikan bahwa sosialisasi ini diadakan dengan tujuan untuk menyatukan pandangan tentang kemajuan dan kebudayaan.

Menurutnya, kebudayaan merupakan salah satu tujuan pembangunan di Donggala, terutama dalam pembangunan karakter masyarakat.

Baca juga : Kepala BPBD Sulteng Salurkan Bantuan Kemanusiaan kepada Korban Banjir di Balinggi dan Torue

Kasmudin juga menyebutkan bahwa kebudayaan memiliki potensi untuk menjadi faktor peningkatan ekonomi dan masyarakat. Selain itu, kebudayaan juga merupakan pendorong pembangunan sumber daya manusia yang dapat diintegrasikan dengan tujuan pembangunan daerah.

Hal ini menunjukkan bahwa kebudayaan memiliki peran penting dalam pembangunan dan kemajuan suatu wilayah.

Dalam acara sosialisasi, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Donggala, Moh. Yusuf Lamakampali, secara resmi membuka kegiatan tersebut.

Baca juga : Rapat Pleno Terbuka Parigi Tengah Bahas Rekapitulasi Daftar Pemilu 2024, Begini Arahan Camat Rahman Badja

Ia menekankan pentingnya pemajuan kebudayaan di Kabupaten Donggala sebagai bagian dari kekayaan kebudayaan Bangsa Indonesia yang beragam.

Yusuf mengungkapkan kekhawatirannya bahwa kemajuan teknologi global saat ini tidak boleh merusak kebudayaan yang dimiliki oleh bangsa ini.

Baca juga ; Pentingnya Gaya Hidup Sehat, Hindari Penyebab Tekanan Darah Melonjak di Pagi Hari

Lebih lanjut, Yusuf mengingatkan bahwa kebudayaan adalah bagian dari kecerdasan intelektual dan spiritual. Ia menyayangkan bahwa seringkali kebudayaan diabaikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di Donggala maupun secara umum di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, lembaga pemerintah dan seluruh elemen masyarakat harus bekerja sama dalam melestarikan kebudayaan sebagai warisan nenek moyang bangsa.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai pihak yang terlibat dalam pemajuan kebudayaan di Kabupaten Donggala. Narasumber dari Setditjen Kemendikbudristek RI, diwakili oleh Koordinator PPKD, Wildan Herdiansyah, serta pihak-pihak terkait seperti Wakil Ketua DPRD Kabupaten Donggala, Ketua KADIN Donggala, Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, dan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVIII Sulteng-Sulbar.

Dengan adanya sosialisasi peraturan kebudayaan ini, diharapkan tercipta dorongan bersama dari pemerintah dan masyarakat untuk melestarikan kebudayaan.

Pemerintah di tingkat daerah dan pusat perlu memberikan perhatian khusus terhadap kebudayaan sebagai ciri khas dan warisan nenek moyang bangsa. Dalam menghadapi kemajuan teknologi, kebudayaan harus tetap menjadi aspek penting yang dilestarikan demi keberlangsungan dan identitas bangsa Indonesia.

Dalam sambutannya, Kadis Dikjar Kabupaten Donggala, Kasmudin, mengatakan adanya sosialisasi ini bisa dapat dilaksanakan untuk dapat menyatukan semua pandangan soal tentang kemajuan dan kebudayaan, karena itu kebudayaan merupakan salah satu tujuan untuk pembangunan donggala terutama melalui dan pembangunan karakter.

Kebudayaan juga bisa menjadi salah satu faktor tumpuan bisa peningkatan ekonomi dan masyarakat, selain itu juga sebagai pendorong pembangunan sumber daya manusia, bisa dan diintegrasikan dengan semua tujuan bisa untuk pembangunan daerah.yang ada di donggala

Di tempat yang sama, Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Donggala, Moh. Yusuf Lamakampali sekaligus membuka kegiatan sosialisasi tersebut mengatakan, sosialisasi ini upaya pemajuan kebudayaan di Kabupaten Donggala sebagi wujud Bangsa Indonesia yang kuat, maju dalam ragam kebudayaannya.

Hal ini kata dia, penting untuk mendorong optimalisasi objek-objek pemajuan kebudayaan di Kabupaten Donggala. Karena kebudayaan itu merupakan bagian dari kecerdasan intelektual dan spiritual, jangan sampai kebudayaan yang dimiliki bangsa ini terdegradasi oleh kemajuan tekhnologi global saat ini.

“Budaya itu adalah bagian dari kecerdasan intelektual dan spiritual, kita bisa lihat sekarang ini akibat dampak kemajuan ilmu dan tehnologi keseriusan mengangkat budaya semakin kurang. Jangankan melihat Donggala, secara umum bangsa Indonesia yang merdeka sejak tahun 1945 keseriusan untuk mempertahankan budaya bangsa saja semakin kendor.” Terang Yusuf.

Lebih lanjut di paparkannya, karena tanpa sadar dalam kehidupan sehari-hari bangsa ini melupakan budaya sebagai negara yang besar kaya akan keberagaman kebudayaan yang di miliki. Oleh karena itu, budaya sebagai ciri khas daerah harus tetap di lestarikan sebagai warisan nenek moyang bangsa Indonesia.

“Bagaimana penguatannya untuk kebudayaan itu, tentu perlu kajian matang dari semua aspek dan sudut untuk dorong pemajuannya. Apakah dari aspek kajian Pendidikannya, atau dari sisi penganggarannya yang kurang, serta dukungan masyarakat. Melestarikan kebudayaan merupakan tanggung jawab bersama Pemerintah dan pelibatan seluruh elemen masyarakat.” Pungkas Yusuf.

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh sejumlah stakeholder di Kabupaten Donggala ini. Seperti narasumber, Setditjen Kemendikbudristek RI, diwakili Koordinator PPKD, Wildan Herdiansyah, Sahlan R. tandamusu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Donggala, Rahmad M. Arsyad, Ketua KADIN Donggala, Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, serta pihak Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVIII Sulteng – Sulbar.***

HPN HPN HPN HPN HPN HPN
Penulis: JabirEditor: Firmansyah
pasang iklan HPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!