PARIGI MOUTONG — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Kepala Dinas PUPRP Alfianto menyampaikan tanggapan resmi terkait sorotan media dan masyarakat mengenai keterlambatan pelaksanaan proyek Infrastruktur Jalan Desa (IJD) ruas Bolano Barat‑Tobusa‑Cabang Tiga Lambunu. Ia menegaskan pihaknya tetap berkomitmen penuh mengawal realisasi proyek tersebut demi membuka akses ekonomi warga setempat.
“Terima kasih atas kontrol dan perhatian dari rekan‑rekan media serta masyarakat terkait Proyek IJD Ruas Jalan Bolano Barat‑Tobusa‑Cabang Tiga,” ujar Alfianto, Kepala Dinas PUPRP Parigi Moutong.
Dijelaskan, informasi yang menyatakan Parigi Moutong tidak ada gerakan tindak lanjut proyek tidak benar. Hingga saat ini progres administrasi dan persiapan teknis sudah terpenuhi sesuai petunjuk teknis Kementerian PUPR dan Balai Jalan Nasional, termasuk finalisasi DED, kesiapan lahan, dan administrasi penganggaran. Tim gabungan BPJN bersama Dinas PUPRP Kabupaten juga sudah turun ke lapangan untuk melakukan pengukuran lokasi.
Pihaknya menjelaskan perbedaan tahap lelang antar kabupaten dikarenakan jadwal penetapan dari Kementerian PUPR. “Daerah lain yang sudah lelang lebih dahulu karena oleh Kementerian masuk pada tahap awal, sedangkan Kabupaten Parigi Moutong belum masuk dalam daftar penunjukkan tahap tersebut,” jelas Alfianto.
Alfianto menyampaikan telah melakukan koordinasi intensif dengan Balai Jalan Nasional untuk memastikan wilayah Parigi Moutong dapat masuk dalam tahap penunjukan berikutnya. Ia memohon dukungan dan kesabaran dari masyarakat Bolano Barat, Tobusa, dan Cabang Tiga, serta berjanji akan terus mengawal proses hingga proyek tersebut benar‑benar terealisasi di lapangan.
“Kami sangat serius dan berkomitmen penuh. Proyek IJD ini adalah atensi pimpinan daerah untuk membuka akses dan meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut. Kami akan terus kawal hingga proyek ini terealisasi,” tutupnya.
(PENULIS:SUHIRMAN S.Pd)
