KAPOLDA
Berita  

Perbaikan ruas jalan Mepanga – Pasir Putih – Basi, Proyek Lanjutan Gubernur Longki Djanggola

mepanga
Perbaikan ruas jalan Mepanga - Pasir Putih - Basi yang menghubungkan kabupaten Parigi Moutong dengan Tolitoli. (DOK)

Palu, Fokusrakyat.net — Perbaikan ruas jalan Mepanga – Pasir Putih – Basi yang menghubungkan kabupaten Parigi Moutong dengan Tolitoli itu, merupakan lanjutan dari program sebelumnya yang dicanangkan mantan gubernur Sulteng Drs. H. Longki Djanggola, MSi.

Olehnya, ada jerih payah gubernur Sulteng 2 periode, Drs. H. Longki Djanggola, MSi, pada perbaikan ruas jalan provinsi Mepanga – Pasir Putih – Basi, menghubungkan Parimo dengan Tolitoli tersebut.

Salah seorang pejabat di lingkup Dinas Bina Marga Sulteng, saat dikonfirmasi redaksi media Fokusrakyat.net, di ruang kerjanya, Rabu kemarin (3/1), membenarkan perihal ruas jalan Mepanga – Pasir Putih – Basi, awal mulanya diperbaiki sesuai instruksi mantan gubernur Longki Djanggola tersebut.

“Iya benar, kami ini bawahan selalu prioritaskan arahan pimpinan. Saat masa periode keduanya jadi gubernur Sulteng, pak Longki saat meninjau lokasi disana telah mengarahkan segera menyelesaikan ruas jalan tersebut,” ungkap pejabat Bina Marga Sulteng itu.

“Pak Longki mencari saya saat itu di lokasi, mana pak AS, tolong ya diselesaikan ruas jalan Mepanga – Pasir Putih – Basi ini,” ungkapnya lagi.

Dia menjelaskan, perbaikan ruas jalan itu telah dilakukan dari tahun 2013 lalu secara step by step dengan berkelanjutan setiap tahunya.

MEPANGA
Perbaikan ruas jalan Mepanga – Pasir Putih – Basi yang menghubungkan kabupaten Parigi Moutong dengan Tolitoli. (DOK)

Kata dia, mengingat keterbatasan anggaran, ruas jalan Mepanga – Pasir Putih – Basi dengan panjang 40 kilometer diperbaiki secara bertahap tetapi berkelanjutan.

“Ruas ini juga memotong dan melewati wilayah Cagar Alam. Sesuai nama ruasnya pasir putih, karena dibawahnya dikelilingi pasir putih, sehingga kondisi jalan bergoyang – goyang saat melewatinya,” terangnya.

Dia menambahkan, karena berada di wilayah Cagar Alam yang dlindungi, sehingga ruas jalan ini tidak ditangani oleh Kementerian PUPR. Olehnya, Dinas Bina Marga Sulteng, melalui APBD Sulteng, melakukan perbaikan bertahap setiap tahun.

“Yang dikerjakan tahun 2023 itu tinggal sisa sepanjang 3 kilometer dilanjutkan lagi oleh gubernur Rusdy Mastura, dari Pos Pengamanan hingga pertigaan Kotaraya. Karena perbaikan dilakukan bertahap, pak gubernur sekarang ingin melanjutkan program sebelumnya,” pungkasnya.

HPN HPN HPN HPN HPN HPN
pasang iklan HPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!