KAPOLDA
Berita  

Proyek Air Bersih Dikeluhkan, Dinas PUPR Diminta Bertanggungjawab 

donggulu
FOTO : Bak penampungan air bersih di desa Donggulu Selatan, kecamatan Kasimbar, kabupaten Parimo, kini dikeluhkan warga setempat.

PARIMO, FOKUS RAKYAT — Pembangunan infrastruktur tentunya melalui perencanaan yang matang agar hasil akhir diharapkan benar – benar dinikmati oleh masyarakat.

Harapan itu, berbanding terbalik dengan kondisi proyek air bersih di Desa Donggulu Selatan, kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah.

Pasalnya, sejumlah warga Donggulu Selatan itu, mengeluhkan air bersih yang saat ini tidak layak pakai digunakan untuk minum dan kebutuhan sehari-hari lainya.

BACA JUGA : Arus Mudik dan Balik Lebaran Ruas Toboli – Palu 

Menurut warga Donggulu Selatan, Erwin Lakaseng, mengatakan air yang berwana hitam itulah air yang berada dalam bak penampungan air bersih, yang kemudian dialirkan ke rumah-rumah penduduk.

“Air itu, mengalir lewat kran air, yang berada disetiap rumah warga di desa Donggulu Selatan,” ungkapnya kepada wartawan media ini.

Dia menjelaskan, ini adalah bak penyaring dan gunanya menyaring air yang berasal dari bak penampungan.

“Akan tetapi tidak digunakan, entah apa, apa alasannya,” ungkapnya lagi.

BACA JUGA : Hati-hati di Jalan, Posko Operasi Ketupat Mencatat Terjadi 44 Kasus Lakalantas

Dia mengatakan, bak penangkap air bersih ini dibuat ditengah aliran anak sungai, sehingga tidak mungkin didapatkan air bersih.

Kata dia lagi, sementara anak sungai itu digunakan masyarakat berkebun dan untuk buang air besar.

BACA JUGA : Jelang Haul Guru Tua, Tokoh Muda Alkhairaat Usul Dewan Keluarga

Menurutnya, proyek air bersih yang sama ini dibiayai 2 tahun anggaran berturut-turut, yaitu pada tahun 2020 dan 2021, dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) oleh Pemerintah kabupaten Parimo, dengan nilai kurang lebih Rp800 juta.

“Kemudian pada tahun 2021 – 2022, dibiayai lagi oleh PANSIMAS dari Pemerintah kabupaten Parimo dengan nilai kurang lebih Rp400 juta,” terangnya.

Dia menambahkan, bak induk yang menghabiskan dana ratusan juta dari awal sampai saat ini, tidak dapat difungsikan sesuai peruntukanya, sehingga air yang bercampur lumpur dan kotoran manusia, serta kotoran binatang dialirkan langsung ke rumah warga tanpa melalui bak penyaring.

donggulu
FOTO : Air yang berwana hitam berada dalam bak penampungan air bersih.

“Sehingga dipastikan cepat atau lambat pipa akan tersumbat oleh endapan lumpur, kondisi ini sangat merugikan masyarakat penerima manfaat,” terangnya lagi.

“Dengan demikian kami memohon agar seluruh pihak terkait pada dua bantuan pemerintah dalam mengelola dana air bersih bertanggung jawab, agar air bersih dapat dinikmati oleh masyarakat Donggulu Selatan, kecamatan Kasimbar, sesuai peruntukanya dan dilakukan perbaikan sesuai dengan petunjuk teknis air bersih,” tegasnya.

Sementara itu, Saiful Adrianto, S.T, Kabid Cipta Karya, Dinas PUPR kabupaten Parigi Moutong, saat dikonfirmasi mengatakan belum bisa menanggapi pihaknya akan mengecek program Pamsimas dari pemukiman  prasarana wilayah dulu.

(SIDIK)

HPN HPN HPN HPN HPN HPN
Editor: FIRMANSYAH
pasang iklan HPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!