PALU – Menutup kalender kamtibmas tahun 2025, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr. Endi Sutendi memaparkan rapor kinerja jajarannya dalam konferensi pers akhir tahun di Mapolda Sulteng, Selasa (30/12/2025). Acara ini diwarnai dengan pemusnahan barang bukti sabu dalam jumlah besar, yakni sekitar 60 kilogram.
Berikut adalah poin-poin utama capaian Polda Sulteng sepanjang tahun 2025:
1. Tren Kriminalitas dan Penegakan Hukum
Secara umum, angka kriminalitas di Sulawesi Tengah mengalami kenaikan tipis. Polda mencatat total 10.311 kasus kejahatan, naik 7,15% dibandingkan tahun 2024.
• Penyelesaian Kasus: Sebanyak 6.122 kasus (59,37%) berhasil dituntaskan.
• Dominasi: Kejahatan konvensional masih menjadi yang tertinggi dengan 9.347 laporan, disusul kejahatan transnasional sebanyak 896 kasus.
2. Perang Melawan Narkoba
Sektor narkotika menunjukkan tren peningkatan baik dari sisi pengungkapan maupun jumlah barang bukti.
• Barang Bukti: Sepanjang tahun, polisi menyita 160,14 kg sabu, 1,5 kg ganja, serta ratusan ribu butir obat terlarang.
• Tersangka: Sebanyak 865 orang ditetapkan sebagai tersangka dari 706 kasus yang diungkap.
• Pemusnahan: Sebagai simbol ketegasan, Kapolda memusnahkan 60 kg sabu hasil tangkapan di Donggala pada November lalu, yang diklaim menyelamatkan sekitar 300.000 jiwa.
3. Korupsi dan Kejahatan Perairan
• Korupsi: Sebanyak 13 kasus korupsi (termasuk tunggakan lama) diselesaikan. Dari total kerugian negara Rp22,31 miliar, polisi berhasil menyelamatkan aset/keuangan negara senilai Rp1,81 miliar.
• Lingkungan: Kabar baik datang dari sektor perairan, di mana kasus destructive fishing (penangkapan ikan dengan bahan peledak/racun) turun drastis hingga 59%, dari 17 kasus di tahun lalu menjadi hanya 7 kasus di 2025.
4. Keamanan Lalu Lintas
Jalan raya di Sulteng menjadi lebih terkendali di tahun ini. Angka kecelakaan lalu lintas turun 1,40% (total 1.057 kasus). Yang paling krusial, angka fatalitas atau korban meninggal dunia berkurang dari 354 jiwa di tahun 2024 menjadi 326 jiwa pada 2025.
5. Dukungan Ketahanan Pangan & Sosial
Di luar tugas pokok kepolisian, Polda Sulteng juga terlibat aktif dalam program nasional Asta Cita:
• Pertanian: Membina 16 ribu petani di lahan seluas 3.825 hektare.
• Logistik: Menyalurkan 1.332 ton beras SPHP (melampaui target 102%).
• Sosial: Mengoperasikan dapur SPPG Kemala Bhayangkari yang menyediakan makanan bagi 3.386 orang per hari di sekolah-sekolah di Kota Palu.
“Kami menyadari masih ada keterbatasan, namun Polda Sulteng berkomitmen untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegas Irjen Pol Endi Sutendi di hadapan unsur Forkopimda dan awak media.



















