ISMAYADIN DJ. PARIGADE BUNGKAM, RENCANA PERBAIKAN DAMPAK GEMPA TAK JELAS

PALU – Ismayadin Dj. Parigade, S.T., M.T., baru saja resmi dilantik oleh Wali Kota Palu pada pertengahan Juni 2026 bersama sejumlah pejabat eselon II lainnya di lingkungan Pemerintah Kota Palu. Namun, saat jabatan sudah diemban dan tanggung jawab mendesak menanti, ia justru memilih bungkam seribu bahasa saat dimintai keterangan terkait penanganan dampak gempa berkekuatan 6,7 magnitudo yang mengguncang wilayah ini.

Konfirmasi telah dikirimkan awak media melalui pesan WhatsApp pada Kamis, 18 Juni 2026, menanyakan langkah nyata untuk memeriksa kerusakan serta memperbaiki jalan dan fasilitas umum yang terdampak. Pesan sudah terkirim dan tercentang dua, namun tidak ada satu pun jawaban atau penjelasan yang disampaikan.

Sikap diam ini memicu tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Salah satu warga Kota Palu, Surahman Habibu, yang dikonfirmasi pada hari yang sama mengaku kecewa dan mempertanyakan kepemimpinan yang ditunjukkan.

“Kami berharap setelah dilantik, pejabat baru bisa langsung hadir memberi kepastian. Tapi malah diam saat ditanya hal paling penting demi keselamatan warga. Kalau begini, untuk apa kita menunggu perbaikan kalau pemimpinnya sendiri menutup mulut?” ujar Surahman Habibu.

Menurutnya, jabatan yang didapat bukan sekadar hak dan kehormatan, melainkan amanah untuk melayani dan bertindak cepat saat situasi darurat. Kebisuan Kadis PU justru menimbulkan dugaan apakah rencana penanganan belum tersusun atau memang belum ada keberanian menghadapi tugas berat itu.

Bagaimana masyarakat bisa menaruh harapan jika pemimpin dinas teknis yang memegang kunci pemulihan kota justru menghindar dari pertanyaan mendasar? Apakah pelantikan itu hanya seremonial belaka tanpa diimbangi kesiapan kerja nyata?

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari Kepala Dinas PU Kota Palu.

 

(PENULIS : SUHIRMAN S.Pd)

error: Content is protected !!
Exit mobile version