PALU — Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat doa dan meningkatkan kualitas ibadah guna menghadapi dampak kabut asap yang kini menyelimuti sejumlah wilayah di provinsi ini.
Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan Subuh Berkah bertema “Doa untuk Negeri” yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah pada Sabtu (17‑10).
Menurut Gubernur, fenomena kabut asap yang terasa semakin pekat saat ini bukan hanya tantangan fisik yang harus dihadapi dengan upaya manusia semata, melainkan juga menjadi momen introspeksi untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ia menyebut kabut asap telah mengganggu aktivitas harian masyarakat, bahkan sempat berdampak pada kelancaran perjalanan udara di wilayah Sulteng.
“Solusi yang paling jitu sekarang ini adalah memohon pertolongan Allah,” tegas Gubernur Anwar Hafid di hadapan ribuan jamaah yang hadir.
Ia menambahkan persoalan kabut asap tidak dapat disalahkan kepada satu pihak saja. Semua pihak perlu merenung dan mengambil langkah nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengurangi dampak karhutla yang menjadi sumber kabut asap tersebut.
Gubernur juga mengajak seluruh umat beragama untuk meramaikan rumah ibadah masing‑masing sebagai wujud peningkatan keimanan.
“Kalau orang Islam meramaikan masjid, orang Nasrani meramaikan rumah ibadahnya, orang Hindu meramaikan rumah ibadahnya, insyaallah Tuhan akan menolong kita,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap para aparatur pemerintah dapat menjadi teladan dalam menjalankan ibadah, tanpa mengabaikan tanggung jawab utama dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.
Kegiatan Subuh Berkah kali ini menghadirkan penceramah istimewa Imam Masjid New York Amerika Serikat, Ustaz H. Muhammad Syamsi Ali, Lc., M.A., Ph.D. Turut hadir Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Dra. Novalina, M.M., Ketua TP‑PKK Sulawesi Tengah Ny. Ir. Sry Nirwanti Bahasoan, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta ribuan jamaah.
Melalui kegiatan bertema “Doa untuk Negeri” ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap semangat beribadah, kepedulian sosial, dan kesadaran menjaga lingkungan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar bersama, doa, dan penguatan nilai‑nilai spiritual, masyarakat diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan dengan lebih tenang, tangguh, dan penuh harapan.
(Sumber: Biro Adpim | Editor: Suhirman S.Pd)































