iklan
iklan
hut nkri

Sentra Tenun Ikat Donggala Disorot, Simak Infonya Disini!

Baru Dibangun 2021, Sejumlah Pekerjaan Alami Kerusakan

SENTRA TENUN IKAT DONGGALA
FOTO : SENTRA TENUN IKAT DONGGALA.
iklan kiri dan kanan

DONGGALA, FOKUS RAKYAT — Sentra tenun ikat yang diperuntukkan mendorong perindustrian Sarung Donggala menjadi ikon daerah dinilai gagal karena program itu lambat diwujudkan.

Padahal di masa kepemimpinan Bupati Donggala, Dr. Kasman Lassa SH MH, tidak main-main menggelontorkan anggaran di APBD 2021 demi melengkapi fasilitas pada sentra tenun ikat itu.

Diantaranya sejumlah proyek melekat di Bidang Perindustrian, Dinas Perindag Donggala itu :

1.Pembangunan Pagar Keliling Sentra Tenun Ikat Donggala, yang dikerjakan oleh rekanan CV. ABABIL dengan nilai kontrak Rp1,1 Milyar menggunakan APBD 2021.

2.Pendirian/Revitalisasi Rumah kemasan Sentra Tenun Ikat Donggala dikerjakan rekanan CV.MITRA MADIKA UTAMA dengan nilai kontrak Rp650 Juta menggunakan APBD 2021.

3.Pendirian/Revitalisasi Unit Pelayanan Bahan Baku/Bahan Penolong Sentra Tenun Ikat Donggala dikerjakan rekanan PT. SEGI TIGA PRESISI dengan nilai kontrak Rp650 Juta menggunakan APBD 2021.

4.Pendirian/Revitalisasi Gedung, Ruang/Area Produksi Sentra IKM Tenun Ikat Donggala dikerjakan PT. BUMI PRASIDHA dengan nilai kontrak Rp650 Juta menggunakan APBD 2021.

Meski diberi dukungan fasilitas dari Pemerintah Daerah Donggala, namun fasilitas itu dianggap mubazir karena hingga saat ini tidak digunakan. Akibatnya, fasilitas itu pun mengalami kerusakan karena tidak dimanfaatkan.

Salah seorang warga di Kelurahan Ganti kepada Redaksi FOKUS RAKYAT, mengatakan heran hingga sekarang fasilitas di sentra tenun ikat itu belum difungsikan.

“Dari Januari 2022 target mau difungsikan, sekarang mau memasuki awal Juni 2022 tapi kondisinya masih begitu, ya, masih kosong dan tidak di tempati,”ungkap warga enggan disebut namanya itu.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran Tim Redaksi FOKUS RAKYAT saat melakukan investigasi di lokasi sentra tenun ikat, di Kelurahan Ganti, Kecamatan Banawa, Donggala.

PAGAR KELILING

SENTRA TENUN IKAT DONGGALA

Tim redaksi menemukan kejanggalan pada item pekerjaan pagar keliling diduga mengalami retak memanjang dan kondisi struktur utama batu pondasinya pun diduga ikut mengalami keretakan.

Sehingga mutu pekerjaan pagar keliling ini dipertanyakan apakah sesuai gambar kerja dan RAB (Rencana Anggaran Biaya) dicantumkan dalam kontrak kerja.

Selain itu, pekerjaan pagar keliling ini dipertanyakan masa pemeliharaan dan berapa lama masa pemeliharaanya, mengingat saat ini sudah memasuki 6 bulan setelah pekerjaan di opname 31 Desember 2021 lalu.

SENTRA TENUN IKAT DONGGALA

Bahkan, pekerjaan pagar keliling ini dipertanyakan apakah layak dilakukan FHO (Final Hand Over) atau serah terima akhir pekerjaan setelah masa pemeliharaan berakhir jika ditemukan adanya kerusakan.

KERUSAKAN PLAFON

Tim redaksi menemukan sejumlah kerusakan di dalam maupun di luar gedung yang baru selesai dibangun.

PLAFON

Adalah pemasangan plafon ditemukan jatuh dan sebagian plafon sudah bolong pas di depan gedung, namun gedung itu belum juga ditempati atau difungsikan.

LAMPU

LAMPU

Sejumlah fasilitas peralatan lampu dan fitting nampak rusak dan terlepas serta sebagian bergantungan di dalam gedung. Padahal gedung ini sama sekali belum ditempati tetapi fasilitas sudah rusak sehingga dinilai mubazir.

KOSEN

KOSEN

Sebagian kosen jendela dan pintu sudah dimakan rayap, olehnya Tim Redaksi mempertanyakan kualitas kosen menggunakan kayu jenis apa?

DIPENUHI RUMPUT

RUMPUT

Sejumlah gedung baru dibangun nampak dipenuhi rumput, sehingga semua pekerjaan di sentra tenun ikat ini dilakukan masa pemeliharaan yang masih memiliki 5 persen biaya retensi sebagai jaminan masa pemeliharaan.

SALURAN

SALURAN

Terakhir pada item pekerjaan saluran ditemukan adanya retak memanjang.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Donggala, Ir. H. Syafrullah, dikonfirmasi Redaksi FOKUS RAKYAT melalui nomor kontak WhatsApp, Selasa kemarin, 24 Mei 2022.

Namun, Ir. H. Syafrullah, selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Donggala, memblokir nomor kontak Redaksi FOKUS RAKYAT ditandai dengan hanya terbaca tanda centang satu.

Selain itu, Redaksi FOKUS RAKYAT pun berusaha mengkonfirmasi ke Kepala Bidang Perindustrian Donggala, Feni, melalui nomor kontak WhatsApp untuk perimbangan berita, Selasa kemarin, 24 Mei 2022.

Pesan WhatsApp yang dikirim Redaksi media ini ke Kabid Perindustrian Donggala itu dibacanya dengan tanda centang dua bergaris biru. Namun hingga berita ini ditayangkan, Kabid Perindustrian enggan menanggapinya.(**/ATR)

iklan
Editor: Firmansyah
iklan HL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pasang iklan
error: Content is protected !!