Pembangunan Landscape Gelanggang Olahraga Masih Pemeliharaan

Faktor Tanah Labil dan Bergerak Disebut Jadi Pemicu Kerusakan Bangunan

GELANGGANG OLAHRAGA HL
FOTO : Pembangunan Landscape dan Fasilitas Training Center Gedung Gelanggang Olahraga Bumi Kaktus Kota Palu.

PALU, FOKUS RAKYAT – Pembangunan Landscape dan Fasilitas Training Center Gedung Gelanggang Olahraga Bumi Kaktus Kota Palu, Sulawesi Tengah, masih memasuki masa pemeliharaan.

Masa pemeliharaan itu selama enam bulan, setelah tahap PHO serah terima 100% hasil pekerjaan pada Desember akhir tahun 2021 lalu.

Olehnya dalam rentang masa pemeliharaan terdapat kerusakan, maka penyedia jasa dalam hal ini Kontraktor Pelaksana wajib memperbaikinya.

GELANGGANG OLAHRAGA 1

Pembangunan Lansdcape dan Fasilitas Training Center Gelanggang Olahraga Bumi Kaktus ini, melekat pada satuan kerja Dinas Pemuda dan Olahraga Sulteng.

Dikerjakan kontraktor pelaksana CV. BINA CIPTA SEJATI dengan nilai kontrak Rp7,1 Milyar menggunakan anggaran tahun 2021.

Didin selaku kontraktor pelaksana proyek ini ditemui Redaksi FOKUS RAKYAT, di kantornya, Jalan Ahmad Dahlan Kota Palu, Kamis kemarin, 14 April 2022.

Didin menanggapi serius masalah kerusakan taman lansdcape gelanggang olahraga bumi kaktus di kompleks Hutan Kota Palu di Kelurahan Talise itu.

Dia mengatakan, faktor tanah yang labil dan tanah bergerak, menjadi pemicu sejumlah titik kerusakan taman.

“Karena melogikan itu tidak masuk akal tiba-tiba rusak, dan sambungan tanah runtuh. Faktanya bangunan tiba-tiba retak,”ungkapnya sambil berdiskusi dengan Redaksi media ini.

Dia menjelaskan, pekerjaan taman landscape ini sama dengan taman biasa dan konstruksi bangunan pun hampir sama.

Kata dia, dari segi pekerjaan plesteran, pemasangan batu, tembok, pondasi, dan slop diakui semua normal. Karena tidak ada menggunakan tulangan beton spesial.

“Olehnya kami mencurigai kondisi tanah yang labil menjadi pemicu kerusakan bangunan,”terangnya.

GELANGGANG OLAHRAGA 2

“Namun kondisi tanah labil itu pasti ada titik jenuh, semoga dalam kurung waktu 6 bulan selesai masa jenuhnya,”terangnya lagi.

Menurutnya, dari bulan Januari hingga April 2022 saat ini tukang terus melakukan perbaikan di sana.

“Tukang kadang dua orang kadang juga tiga orang, setiap hari bekerja memperbaiki yang rusak di sana,”ujarnya.

“Yang selalu rusak diperbaiki keramik dan tembok, itu saja karena selalu retak,”jelasnya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulteng, Drs. Irvan Aryanto MSi, mengatakan saat ini BPK sedang melakukan pemeriksaan terhadap hasil pekerjaan tersebut.

“Supaya kami (Dispora Sulteng,red) tidak salah kasih info, makanya kita tunggu hasil pemeriksaan BPK,”ungkapnya, belum lama ini, melalui WhatsApp.

Untuk diketahui, berdasarkan pantauan Redaksi FOKUS RAKYAT, sejumlah titik hasil pekerjaan taman lansdcape gelanggang olahraga bumi kaktus mengalami kerusakan keretakan pada struktur utama bangunan taman.(*/ATR)

Editor: Firmansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. MEDIA FIRMANSYAH PERKASA - COPYRIGHT @ 2024
error: Content is protected !!