iklan

Proyek Rehab SMPN 1 Banawa Tengah

Diduga Gunakan Daun Jendela Bekas, Kabid SMP Enggan Komentar

SMPN 1 BANAWA TENGAH HL
FOTO : Proyek rehab SMPN 1 Banawa Tengah itu diduga menggunakan daun jendela bekas.
pasang-iklan-anda-disini

DONGGALA, FOKUS RAKYAT — Proyek rehab SMPN 1 Banawa Tengah, diduga tidak sesuai dengan spek di dalam RAB kerja.

Pasalnya, pada proyek rehab SMPN 1 Banawa Tengah itu diduga menggunakan daun jendela bekas.

PASANG IKLAN

Bahkan pemasangan daun jendela itupun diduga tidak di cat (Diwarnai), sebelum dipasang.

SMPN 1 BANAWA TENGAH 3

Proyek rehabilitasi ruang kelas, perpustakaan, dan laboratorium IPA di SMPN 1 Banawa Tengah ini dikerjakan CV. Citra Perdana Bhakti, dengan nilai kontrak Rp759 Juta menggunakan anggaran tahun 2021.

SMPN 1 BANAWA SELATAN 2

Berdasarkan pantauan Redaksi FOKUS RAKYAT, baru-baru ini, daun jendela proyek sekolah ini diduga menggunakan daun jendela bekas.

Pasalnya, daun jendela dipasang itu diduga ditempel dengan bahan kayu tambahan pada sisi kiri dan kanan, begitupun dengan sisi atas dan bawahnya di tempel dengan kayu tambahan.

SMPN 1 BANAWA TENGAH 1

Sehingga dipertanyakan, apakah pasangan daun jendela sekolah sesuai dengan Spesifikasi dan biaya di dalam RAB?

Pasangan daun jendela Sekolah ini pun diduga belum di cat (warnai), sebelum dipasang.

Maka, pemasangan daun jendela dipertanyakan sesuai dengan metode kerjanya?

Selain itu, segmen pekerjaan keramik (Tehel) berwarna putih polos, baru selesai dikerjakan diduga kondisinya mulai rusak.

Kondisi keramik itu diduga ada yang patah, dan retak memanjang.

Segmen pekerjaan plafon baru selesai dikerjakan diduga juga mulai retak, bahkan ada yang mau jatuh.

Segmen pekerjaan dinding yang baru di rehab juga diduga masih ada mengalami retak memanjang.

Padahal bangunan Sekolah ini baru selesai dikerjakan.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Donggala, H. Kasmudin, dikonfirmasi terkait proyek rehab SMPN 1 Banawa Tengah itu.

“Coba konfirmasi ke Kabid SMP dan PPTK dek (Wartawan,red), mereka lebih paham pekerjaan itu,”ungkapnya melalui nomor WhatsAppnya.

Sementara itu, Anggie Lamarauna, selaku Kabid Pembinaan SMP, di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Donggala, dikonfirmasi Redaksi FOKUS RAKYAT.

Namun hingga berita ini ditayangkan, Kabid Pembinaan SMP enggan meresponya. Padahal pesan WhatsApp dikirim dibacanya dengan tanda biru centang dua.(*/ATR)

iklan kepala
Editor: Firmansyah
pasang iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. MEDIA FIRMANSYAH PERKASA - COPYRIGHT @ 2024
error: Content is protected !!