Diduga Ada Indikasi Curang, LSM SIRI Sulteng Desak APH Lidik Proyek Preservasi Maleni – Surumana di Donggala

Kepala Satker PJN Wilayah 2 Segera Mengecek Kondisi Ruas Jalan Nasional di Wilayah Itu

SURUMANA 3
FOTO : Pekerjaan bahu jalan pada ruas jalan mengalami kerusakan parah.

DONGGALA, FOKUS RAKYAT — Ruas Jalan Nasional menghubungkan Maleni – Surumana (Batas Sulbar), di Donggala, yang baru selesai dikerjakan tahun anggaran 2021.

Namun, kondisinya mulai rusak pada beberapa segmen diminta segera diusut pihak Aparat Penegak Hukum (APH) di Sulawesi Tengah.

Demikian disampaikan Ketua DPD LSM Serikat Independen Rakyat Indonesia (SIRI) Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Burhan Jawachir, kepada Redaksi FOKUS RAKYAT, Selasa kemarin, 15 Maret 2021.

“Kami minta APH baik dari Dirkrimsus POLDA Sulteng dan Bidang Pidsus KEJATI Sulteng mengusut dengan turun mengecek pekerjaan di lapangan,”ungkapnya.

“Jika diduga ada indikasi kerugian negara di dalam proyek itu, kami mendorong dilakukan penyelidikan,”ungkapnya lagi.

SURUMANA HL
FOTO : Hasil pekerjaan rabat bahu jalan titiknya di Desa Surumana (Batas jembatan Sulbar).

Diberitakan sebelumnya, Ruas Jalan Nasional di Kabupaten Donggala menghubungkan Maleni – Surumana (Batas Sulbar) mengalami sejumlah kerusakan.

Padahal ruas jalan nasional itu baru dikerjakan menggunakan anggaran tahun 2021.

SURUMANA 1

Melalui kegiatan Preservasi Jalan Tompe–Pantoloan–Surumana, melekat pada Satuan Kerja PJN wilayah 2 Provinsi Sulawesi Tengah.

Dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. Qirelis Mandiri Jaya, dengan nilai kontrak Rp16,1 Milyar, menggunakan tahun anggaran 2021.

Berdasarkan pantauan redaksi media ini, sejumlah kerusakan pada ruas jalan nasional ini.

SURUMANA 2

Diantaranya, pekerjaan rabat bahu jalan titiknya di Desa Surumana (Batas jembatan Sulbar) kondisinya rusak.

Selain itu, kondisi jalan nasional ini pun berlubang-lubang di beberapa titik, yakni, di Desa Watatu, Surumana, Salubomba, dan Towale.

Beberapa titik bahu jalan pada ruas jalan ini pun ditemukan mengalami kerusahan parah.

Salah seorang warga, Budding (45 Tahun), kepada media ini pun membenarkan kondisi ruas jalan ini mengalami kerusakan.

Bahkan. Kata dia, di sejumlah titik mengalami kerusakan itu sangat rawan terjadinya kecelakaan.

“Jalan Trans Sulawesi di Desa Towale, sebelum dan sesudah jembatan, rusak betul jalan kami disini,”ungkapnya, belum lama ini.

Dia mengatakan, jalan trans di sini diakui memang baru dikerjakan. Akan tetapi kondisinya rusak lagi dengan berlubang.

SURUMANA 6

Sementara itu, Ir. Rismono ST MT, selaku Kepala Satuan Kerja PJN Wilayah 2 Provinsi Sulawesi Tengah, dikonfirmasi redaksi media ini, belum lama ini.

Kepala Satker PJN Wilayah 2 Provinsi Sulawesi Tengah itu, mengatakan akan segera mengecek kondisi ruas jalan nasional di wilayah Maleni-Surumana itu.

“PPK ruas jalan ini pun diminta memberikan tanggapan terkait kondisi ruas jalan ini,”ungkapnya lagi kepada media ini melalui kontak nomor WhatsAppnya.

Berikut item pertanyaan redaksi terkait hasil pekerjaan peceng – peceng aspal tambal sulam, dan over lay peningkatan jalan aspal, serta pekerjaan rabat bahu jalan di dalam proyek ini, khususnya di ruas Maleni-Surumana :

  1. Tim redaksi kami mempertanyakan hasil pekerjaan rabat bahu jalan titiknya di Desa Surumana (Batas jembatan Sulbar). Kami mempertanyakan mutu pekerjaan, dan ketebalan bahu jalan dalam gambar kerja? karena kami temukan rabat sudah ambruk padahal baru dikerjakan anggaran 2021. Jika berkenan boleh kami diberikan dokumentasi metode kerja dan materian yang digunakan pada pekerjaan rabat bahu jalan di titik ini?
  2. Kami mempertanyakan mutu pekerjaan peningkatan aspal over lay di perbatasan Desa Surumana- Desa Watatu, Banawa Selatan, Donggala. Karena, kami temukan aspal baru ditingkatkan itu kondisinya saat ini sudah berlubang lagi. Kami mempertanyakan mutu pekerjaan over lay di desa Watatu. Olehnya kami minta dijelaskan metode kerja?
  3. Tim redaksi kami mempertanyakan hasil pekerjaan rabat bahu jalan titiknya di Desa Tolongano. Kami mempertanyakan mutu pekerjaan, dan ketebalan bahu jalan dalam gambar kerja? karena kami temukan rabat sudah ambruk padahal baru dikerjakan anggaran 2021. Jika berkenan boleh kami diberikan dokumentasi metode kerja dan materian yang digunakan pada pekerjaan rabat bahu jalan di titik ini?
  4. Tim redaksi kami mempertanyakan hasil pekerjaan rabat bahu jalan titiknya di Desa Tosale. Kami mempertanyakan mutu pekerjaan, dan ketebalan bahu jalan dalam gambar kerja? karena kami temukan rabat sudah ambruk padahal baru dikerjakan anggaran 2021. Jika berkenan boleh kami diberikan dokumentasi metode kerja dan materian yang digunakan pada pekerjaan rabat bahu jalan di titik ini?
  5. Kami mempertanyakan mutu pekerjaan peningkatan aspal over lay di perbatasan Desa Salubomba, Banawa Selatan, Donggala. Karena, kami temukan aspal baru ditingkatkan itu kondisinya saat ini sudah berlubang lagi. Kami mempertanyakan mutu pekerjaan over lay di desa Watatu. Olehnya kami minta dijelaskan metode kerja?
  6. Kami mempertanyakan mutu pekerjaan peningkatan aspal over lay di perbatasan Desa Towale, Banawa Tengah, Donggala. Karena, kami temukan aspal baru ditingkatkan itu kondisinya saat ini sudah berlubang lagi. Kami mempertanyakan mutu pekerjaan over lay di desa Watatu. Olehnya kami minta dijelaskan metode kerja?
  7. Kami mempertanyakan mutu pekerjaan peningkatan aspal over lay di perbatasan Desa Towale, Banawa Tengah, Donggala. Karena, kami temukan aspal baru ditingkatkan itu kondisinya saat ini sudah berlubang lagi. Kami mempertanyakan mutu pekerjaan over lay di desa Watatu. Olehnya kami minta dijelaskan metode kerja?

Hingga berita ini ditayangkan, redaksi FOKUS RAKYAT belum menerima back up data dari pihak Satker PJN Wilayah 2 Provinsi Sulawesi Tengah.(*/atr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!