iklan

Melalui Peduli Kasih, FOKUS RAKYAT Bagikan Masker dan Vitamin Suplemen Kesehatan

Saat Bekerja, Warga Akui Penting Jaga Kesehatan

FOKUS RAKYAT HL
FOTO : Redaksi FOKUS RAKYAT mulai membagikan paket 1.000 Masker Jenis Surgical Mask Earloop 3ply, dan Vitamin Suplemen Kesehatan Bionicom-C 500 kepada masyarakat di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.
pasang-iklan-anda-disini

PALU, FOKUS RAKYAT — Tim redaksi media online FOKUS RAKYAT dengan tagline ‘Lebih Santun Mengungkap Fakta’ mulai mendistribusikan bantuan ke masyarakat di Kota Palu.

Melalui kegiatan ‘PEDULI KASIH’ dalam rangka Dirgahayu HUT (Hari Ulang Tahun) FOKUS RAKYAT pada tanggal 15 Maret 2022.

PASANG IKLAN

Redaksi FOKUS RAKYAT mulai membagikan paket 1.000 Masker Jenis Surgical Mask Earloop 3ply, dan Vitamin Suplemen Kesehatan Bionicom-C 500 kepada masyarakat di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

FOKUS RAKYAT 1

Sasaran pemberian Masker dan Vitamin Suplemen Kesehatan itu bagi pekerja, tukang bangunan, wiraswasta, ojek online, pelaku UMKM, tetap beraktivitas dimasa pandemi Covid-19 demi kebutuhan keluarga.

Sedangkan pembagian sembako disasar ke masyarakat Kota Palu, sebagian ke wilayah pantai barat Donggala, dan Sigi, untuk memenuhi kebutuhan sandang pangan.

Salah seorang warga Kota Palu, Muh. Iksan, mengatakan terus semangat beraktivitas khususnya bekerja demi memenuhi kebutuhan keluarga tercinta.

“Kami sudah bersyukur diberi Masker dan Vitamin Suplemen Kesehatan ini, ya, biar kesehatan dijaga dengan baik,”ungkapnya saat ditemui beraktivitas sebagai buruh bangunan di Palu, Kamis kemarin, 10 Maret 2022.

Pria bekerja keseharian sebagai tukang itu, menceritakan bahwa dirinya sempat drop, dan tidak bekerja selama seminggu akibat sakit baru-baru ini.

Kata dia, selama sakit dan dirawat keluarga baru disadari tentang penting menjaga kesehatan.

“Anak dan istri mau makan apa kalau kepala keluarga yang sakit, makanya kami harus sehat,”ungkapnya lagi.

Menurutnya, keseharian bekerja bersama tukang lainya bekerja di perumahan BTN diberikan upah kerja Rp100 ribu perhari.

“Jika seminggu tidak bekerja, berarti Rp.700 ribu dong kami tidak terima,”terangnya sambil bercanda.

Diakhir pembicaraan bersama tukang lainya, Iksan menjelaskan bawha istrinya saat ini tengah hamil 3 bulan.

Olehnya demi kebahagian sang istri dan calon bayi, dirinya rela banting tulang bekerja untuk keluarga kecilnya.

“Waktu saya sakit, ya menangis. Saya minta ya Tuhan, berikan kami kesehatan. Karena kami tulang punggung keluarga,”pungkasnya.(*/atr)

iklan kepala
Editor: Firmansyah
pasang iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. MEDIA FIRMANSYAH PERKASA - COPYRIGHT @ 2024
error: Content is protected !!