iklan
iklan
hut palu web

Kantor Baru Kelurahan Taipa Diduga Belum Rampung

Kabid Bina Konstruksi : Masih Dalam Tahap Penyelesaian Pekerjaan

TAIPA HL
FOTO : Pembangunan kantor baru Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, diduga belum rampung.
iklan kiri dan kanan

Palu, Fokusrakyat.net — Pembangunan kantor baru Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, diduga belum rampung pekerjaanya.

Informasi itu dibenarkan oleh Yus Darmin ST Msi, Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu.

Yus Darmin kepada redaksi media ini, Jumat, 4 Maret 2022, mengatakan terkait dengan pembangunan kantor baru Kelurahan Taipa masih dalam tahap penyelesaian pekerjaan dan akan diselesaikan secepatnya.

“Masih dalam tahap penyelesaian pekerjaan dan akan diselesaikan secepatnya,”ungkap Kabid Bina Konstruksi melalui pesan singkat WhatsAppnya kepada redaksi media ini.

Untuk diketahui, pembangunan kantor baru Kelurahan Taipa itu melekat pada Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu, dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV. Putra Asia Utama Mandiri, dengan nilai kontrak Rp1,6 Milyar.

Berikut item pertanyaan redaksi media ini ke Kabid Bina Konstruksi terkait proses administrasi tahapan penyelesaian pekerjaan konstruksi kantor Kelurahan Taipa :

1.Tim redaksi kami mengecek masih ada aktivitas pekerjaan di lokasi. Mohon penjelasanya apakah proyek ini diberikan tambahan waktu pelaksanaan atau penyedia jasa diputus kontrak kerjanya?

2.Tim redaksi kami menemukan beberapa item pekerjaan belum rampung, diantaranya pemasangan kosen aluminimun, daun pintu, daun jendela, plasteran dinding, plafon, pekerjaan cor lantai, pemasangan keramik, dan pengecetan. Mohon konfirmasinya?

Yus Darmin ST Msi, Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu, menanggapi pertanyaan itu.

Dia menjelaskan, pekerjaan pembangunan kantor baru Kelurahan Taipa diberikan pemberian kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaan.

Ketika disinggung apakah pemberian kesempatan itu selama 50 hari masa tambahan waktu pelaksanaan?

Namun Kabid Bina Konstruksi enggan menanggapinya lagi. Mengingat kontraktor pelaksana sebagai penyedia jasa setelah diberikan kesempatan 50 hari belum rampung pekerjaan, maka akan diputus kontrak kerjanya.(*/atr)

iklan
Editor: Firmansyah
iklan HL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pasang iklan
error: Content is protected !!