Proyek Saluran Primer Diputus Kontrak Selesai 40 Persen, Kabid : Memang Betul, Teguran Kami dari BPK Segera Diperbaiki

saluran HL
Proyek Peningkatan Fungsi Saluran Primer/Alur Alam di Sungai Manonda Wilayah 1, Kelurahan Duyu, Palu Barat, akhirnya diputus kontrak kerjanya.

Palu, Fokusrakyat.net – Proyek Peningkatan Fungsi Saluran Primer/Alur Alam di Sungai Manonda Wilayah 1, Kelurahan Duyu, Palu Barat, akhirnya diputus kontrak kerjanya.

Proyek itu melekat pada Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu, dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. Bina Asta Tunggal, dengan nilai kontrak Rp3.259.040.289.00.

Pasalnya, proyek tahun anggaran 2021 menyeberang ke 2022 itu baru selesai 40 Persen.

Sisa pekerjaan 60 Persen kembali di lelang untuk melanjutkan paket Saluran Primer itu.

Selain itu, hasil pekerjaan diduga tidak sesuai spesifikasi akan diperbaiki.

Begitupun dengan item pekerjaan mengalami retak memanjang juga diperbaiki.

Kabid Cipta Karya dan SDA Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu, Muhammad Nur Larisa ST, kepada redaksi media ini menanggapi perihal Proyek Peningkatan Fungsi Saluran Primer/Alur Alam di Sungai Manonda Wilayah 1 itu, Jumat kemarin, 25 Februari 2022.

Dia mengatakan, pihaknya sebagai pengguna jasa sudah mendampingi BPK melakukan audit pemeriksaan pada pekerjaan Saluran Primer di Sungai Manonda wilayah 1.

saluran 2

“Foto item kerusakan dari wartawan memang betul. Menjadi teguran kami (Dinas PU Palu,red) dari BPK segera diperbaiki,”ungkapnya kepada redaksi media ini melalui telepon selulernya.

Kabid Muhammad Nur menjelaskan, pelaksaan proyek itu akan dioptimasi.

Kata dia, optimasi itu dimaksud pekerjaan 2021 sampai akhir kontrak tidak mampu menyelesaikan waulupun diberi kesempatan 50 hari karena kondisi di lapangan.

“Setelah dikaji semua pekerjaan kurang lebih 40 Persen dilakukan optimasi dianggap 100 Persen. Karena kendala lahan juga alur alam. Sedangkan manual susah apalagi mau turunkan alat, ya tim ahli sepakat dilakukan optimasi namanya,”jelasnya lagi.

Dia menerangkan, syarat optimasi itu diantaranya bahan, alat, dan sumber daya manusia memenuhi syarat dengan ful bekerja di lapangan. Meski 50 hari tidak mampu menyelesaikan, maka dianggap 100 Persen.

Berikut item pertanyaan tim redaksi media ini terkait hasil pekerjaan di lapangan :

1.Tim redaksi kami mempertanyakan pemeriksaan hasil pekerjaan fisik sesuai spesifikasi dan gambar kerja dari Penyedia Jasa. Mohon penjelasanya?

Berkaitan dengan pertanyaan ini diduga ditemukan hasil pekerjaan diduga tidak sesuai Spesifikasi dan gambar kerja mohon dikonfirmasi, diantaranya?

a. Tim Redaksi Kami temukan hasil pekerjaan saluran Primer titiknya di dekat Masjid kondisi Saluran berongga memanjang dari bawah hingga ke atas. Apakah metode kerja hasil pekerjaan pada saluran ini sesuai spesifikasi dan gambar kerja. Mohon Konfirmasinya?

saluran 1

b. Tim Redaksi kami temukan hasil pekerjaan saluran yang spotnya putus, dan tidak disambung lagi. Kami mempertanyakan hasil pekerjaan ini apakah sesuai spesifikasi dan gambar kerja?

saluran 3

Karena dugaan kami ada pengurangan volume pada saluran Primer yang tidak disambung kembali tersebut. Mohon konfirmasinya?

c. Tim redaksi kami temukan hasil pekerjaan mengalami retak memanjang pada beberapa titik di lokasi pekerjaan. Olehnya, kami mempertanyakan pengawasan hasil pekerjaan dan metode kerjanya.

d. Selain itu, lantai saluran juga mulai retak dan berlubang dengan tergerus air sungai di Sungai Manonda.

Secara teknis, Muhammad Nur mengakui dokumentasi foto dari wartawan redaksi media ini memang itu betul.

Dia menyampaikan pihaknya dari pengguna jasa pada Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu harus melakukan perbaikan.

“Soal adanya dinding saluran dekat Jembatan tidak sampai, kami minta agar diteruskan,”tegasnya.

Dia mengatakan, secara administrasi  60 Persen pekerjaan peningkatan saluran ini dilakukan lelang kembali.

“Insya allah dalam waktu dekat kita lelang kembali,”terangnya.

“Memang harus diperbaiki semua, kami mau bayarkan sesuai volume kemarin. Mohon maaf baru dibalas le, karena ada rapat di Ruang Bantaya kantor Walikota Palu,”terangnya lagi.

“Intinya bukan tidak sesuai Spesifik, Pekerjaan sudah sesuai spesifik, hanya saja ada beberapa segmen perlu perbaikan. Begitu le,”pungkasnya.(*/ATR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!